DITEMUKAN 36 KASUS HIV DI KABUPATEN DEIYAI

share on:
suasana advokasi kampanye HIV 2013 di ruang pertemuan gereja Khatolik Wagethe (Jubi/Roberth Wanggai)

Wagethe, 18/10, (Jubi) – Dari data yang ada, di Wagethe hingga September 2013 sudah ditemukan 36 kasus HIV. Data itu terungkap pada pemaparan yang disampaikan pengelola program KPA Deiyai, Christianus Tebay, Jumat, (18/10) di Deiyai.

Data itu, menurut Tebay ditemukan antara tahun 2009-2013. Bahkan  kasus HIV di Deiyai grafiknya naik terus. “Dari status jenis kelamin, laki-laki lebih banyak ketimbang perempuan,” katanya.

Mereka yang terkena HIV, kata Tebay berkutat di usia produktif yakni 20-29 tahun dimana sebanyak 21 orang, sementara bayi terdapat 1 orang. Bahkan HIV sudah menyebar di masyarakat umum yakni sudah masuk ke wilayah rumah tangga. Dari data yang diungkapkan Tebay tersebut untuk usia 40-49 terdapat 1 orang dan usia 50-59 tahun terdapat 3 kasus.

“Bulan September 2013 yang meninggal 15 orang yang ODHA 21 orang. Ini sudah ditemukan,”bilang Tebay saat memaparkan kondisi HIV terkini di daerah tersebut. Sementara tingkat persebaran per Distrik dia merinci Distrik Tigi terdapat 13 kasus, Distrik Tigi Barat 9 kasus, Distrik Tigi Timur sebanyak 10 kasus dan Distrik Bouwo 1 kasus dan Distrik Kapiraya 1 kasus.

Dari pemaparannya itu menurut Tebay bahwa ada dua masalah utama dalam penanganan HIV di daerah itu. Pertama yakni komitmen dan dukungan pemerintah dan masyarakat serta permasalahan tingkat implementasi program. “Selain itu kendala penjaringan, kendala pengobatan atau perawatan dan kendala pendampingan,” ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai, Dr. Yanuarius Mote mengakui pihaknya berharap kedepannya iklan-iklan kampanye yang dibuat dan kini dipublis lewat media cetak dan elektronik serta brosur-brosur dan baliho, kedepannya menjadi rangsangan untuk masyarakat di Deiyai dalam rangka pencegahan penularan HIV di daerah itu. (Jubi/Roberth Wanggai)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  DITEMUKAN 36 KASUS HIV DI KABUPATEN DEIYAI