50 PENCAKER ASAL NABIRE DILATIH DI BLKI

share on:
Ke 50 peserta Diklat Keterampilan Mebuler asal Nabire didik di BLKI Jayapura Papua (Jubi/Roberth Wanggai)

Jayapura, 21/10 (Jubi)  – Para pencari kerja asal Nabire dilatih di Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) di Jayapura, Papua,  kususnya sub bidang kejuruan pertukangan atau mebubeler. Mereka akan dididik  selama 14 hari.

Pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi pencari kerja (pencaker) asal kabupaten Nabire itu diselenggarakan atas kerja sama dengan BLKI Dinas Tenaga Kerja Industri Provinsi Papua, resmi dibuka oleh kepala BLKI Jayapura, Jhoni Naa, Senin, (21/10).  “Ini merupakan suatu kebijakan nasional dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia. Kegiatan ini adalah satu jawaban dari kebijakan pusat. Tugas kita adalah mengurangi pengangguran dengan cara melakukan beberapa program atau kegiatan yang terkait dengan pelatihan keterampilan kerja,” kata  Jhoni.

Lanjut dia, pengangguran di Provinsi Papua dari data akhir tahun 2011 lalu, sekitar 120.000 penganggur. Bagi, ketika terjadi pemekaran kabupaten maka secara tidak langsung menyerap  tenaga kerja yang tadinya berjumlah 120.000 itu, sehingga jumlah ini terus berkurang menjadi 1004 orang diakhir tahun 2012.

Tahun 2013 ini, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) belum melakukan survei. Disnaker  berencana akan survei di akhir tahun  2013. Dengan demikian,  bisa mengetahui angka pengangguran. “Tapi data terakhir,   dari 120.000 turun menjadi 100.004 orang. Saya pikir ini merupakan  upaya kerja keras  kita baik itu pemerintah provinsi maupun kabupaten yang terkait dengan ketenagaan kerja untuk  menekan angka pengangguran yang dari tahun ke tahun semakin meningkat,” tuturnya.

Dari data yang diperoleh, penduduk kabupaten Nabire sebanyak 129.893 orang. Untuk laki-laki saja 29.396 jiwa. Perempuan 66.546 jiwa. Dan dari tahun ke tahun terjadi tingkat kelahiran dengan pertumbuhan 114,6 persen. Angka ini menunjukkan kabupaten Nabire sangat tinggi.“Kita sebagai Pemerintah, bagaimana caranya  untuk bisa menjawab arus urbanisasi. Kalau untuk data pencari kerja laki-laki di Nabire itu ada 3.994 orang, perempuan  2.954 orang dari pencari kerja sebanyak 6 ribuan.

Ini juga, kata dia, adalah pekerjaan berat untuk kabupaten Nabire,” ujarnya. Jhoni berharap, tahun ini hanya satu jurusan, maka kedepan ditambah dengan las, otomotiv, perhotelan, elektro, tata busana. Di BLKI ada sebanyak 17 jurusan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendayagunaan Tenaga Kerja Kabupaten Nabire, Semuel Fonataba dalam laporannya mengatakan,  pelatihan tersebut bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada peserta pelatihan agar dapat meningkatkan kompetensinya. Dengan demikian menjadi tenaga kerja yang terampil dan siap kerja.

Lima puluh peserta didik asal Nabire itu akan mengikuti 112 jam pelatihan atau kurang lebih 14 hari. Dasar penyelenggara berdasar surat dokumen pelaksanaan anggaran satuan kerja perangkat daerah nomor: 1.14.01.1.14.15.6.5.2 tanggal 4 Februari 2013 tahun anggaran 2013.

Semuel Fonataba mengaku,  tahun ini pihaknya baru menjajaki pengiriman pertama ke BLKI Jayapura. “Nanti di tahun-tahun berikutnya kita lihat ke kejuruan yang lain,” ucap dia.

Heri Kareni (22 tahun), salah satu peserta Diklat mengaku, senang dengan pelatihan tersebut. “Saya senang, pelatihan ini cukup baik. Karena, melalui pelatihan ini, kedepan kita bisa dapat peluang kerja,” ujarnya. (Jubi/Roberth Wanggai)

Editor : MUSA ABUBAR
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  50 PENCAKER ASAL NABIRE DILATIH DI BLKI