SEMBILAN WNA TANPA IJIN DIAMANKAN DI WILAYAH FREEPORT

share on:
Kapolres Mimika, AKB. Jermias Rontini (topi hitam), bersama Warga Negara Asing, yang diamankan di Polsek Mimika Baru, Kota Timika (Jubi/Eveerth)

Timika, 21/10 (Jubi) – Sebanyak 9 Warga Negara Asing (WNA) memasuki areal pertambangan PT. Freeport Indonesia, di Mimika, Papua tanpa ijin, akhirnya diamankan petugas Kepolisian  setempat. Ke sembilan WNA ini akan  diproses sesuai  aturan yang berlaku.

Dari informasi yang diperoleh, sembilan pendaki asing asal berbagai negara ini dikabarkan ditahan oleh petugas keamanan perusahaan tambang PT. Freeport Indonesia karena diduga memasuki area  tambang Grasberg,  Minggu 20 Oktober 2013 tanpa ijin.

Lantaran demikian, sembilan pendaki itu digiring menuju kantor sekuriti Freeport di Sugapa Grasberg. Salah satu diantaranya dirawat di Rumah Sakit Tembagapura karena dehidrasi berat. Setelah sembuh, dia akan dikembalikan ke Sugapa Gresberg bersama rekan-rekannya yang lain.

“Kami dari Jakarta ke Timika dan naik ke Cartenz, namun karena kecapean dan tidak bisa kembali ke Sugapa,  terpaksa  turun keareal PT. Freeport,”  kata Mattias, WNA asal Swiss, ke tabloidjubi.com, di Hotel Golden Timika, Senin (21/10).

Mattias mengatakan, waktu dirinya bersama rekan-rekannya  masuk areal Freeport, mereka  mendapat perlakuan yang wajar  yakni dilayani dengan  baik. Semua surat-surat dari mereka, kata dia, juga sudah diserahkan ke pihak berwajib.

Sementara itu, Fritz Yakob WNA lainnya mengatakan, semua surat – surat dan dokumen sudah diserahkan kepada pihak kepolisian, sewaktu ditahan pertama kali. “Kami hanya punya foto copy passport saja, sedangkan yang asli sudah diamankan petugas,” kata Fritz, pria berkebangsaan Swiss ini.

Petugas kepolisian setelah mengamankan Sembilan WNA, selanjutnya mereka dititipkan untuk sementara waktu di Hotel Golden Timika. Namun, tetap dalam pengawasan aparat keamanan.

Petugas Imigrasi Timika yang mendengar adanya informasi tersebut, langsung mendatangi  Hotel untuk menanyakan surat- surat kelengkapan dari Sembilan WNA tersebut. Namun,  dari keterangan Fritz, kepada tiga petugas Imigrasi Timika, semua surat sudah diamankan petugas kepolisian Mimika.

“Kami mendapat telpon dari kedutaan besar, sehingga kami datang untuk mengecek sembilan WNA ini, namun semua suratnya sudah diamankan. Kami akan tetap koordinasi untuk melihat kelengkapan berkas,” kata Pane, Petugas Imigrasi Timika.

Adapun identitas kesembilan warga asing yang diamankan, masing-masing Michel Wirth-Fragata asal Swiss (44 tahun), Silvan Schenk asal Swiss (57 tahun), Reinhard Buscher asal Jerman (61 tahun), Alois Fuchs asal Austria (52 tahun), Mattias Halchey asal Swiss (34 tahun), Fritz Yakob asal Swiss (60 tahun), Daniel Meyerhoff asal Swiss (45 tahun), Matheus Van Der Maulen asal Belanda (59 tahun), dan Elen Anezlua (42 tahun) – pendaki perempuan yang sakit karena dehidrasi berat.

Pantauan tabloidjubi.com, kesembilan WNA tersebut menginap di Hotel Golden Timika. Kapolres Mimika,  AKBP Jermias Rontini mengatakan, kesembilan WNA tersebut  tetap dalam pengawasan ketat oleh aparat kepolisian. (Jubi/Eveerth)

Editor : MUSA ABUBAR
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  SEMBILAN WNA TANPA IJIN DIAMANKAN DI  WILAYAH FREEPORT