TOLAK OTSUS PLUS GEMPAR PAPUA AKAN DEMO

share on:
Ilustrasi Demo Mahasiswa Papua (Dok. JUBI)

Jayapura, 30/10 (Jubi) Gerakan Mahasiswa, Pemuda dan Rakyat (GempaR) Papua menyatakan sikap menolak Undang-undang Otonomi Khusus (Otsus) Plus. GempaR akan menggelar demonstrasi damai pada Senin, 4/10 mendatang.

“Untuk menyatakan sikap penolakan ini, kami akan menggelar demonstrasi damai yang akan digelar pada Senin pekan depan,” tutur Yason Ngelia, Ketua BEM Fisip Uncen yang tergabung dalam GempaR Papua Papua kepada wartawan di Kotaraja, Jayapura, Rabu (30/10).

GempaR Papua melihat, kehadiran Rancangan Undang-undang Otonomi Khusus (Otsus) Plus telah melemahkan UU Otsus itu sendiri. Dilihat dari hirarki perundang-undangan negara yaitu Tap MPR No. IV/MPR/1999 tentang GBHN 1999-2004 khusus Papua akan dilemahkan menjadi Peraturan Pemerintah Papua. Inisiatif Pemerintah Jakarta dan Papua inilah yang menjadi beban bagi GempaR Papua karena situasi politik seperti ini akan terus memperkeruh situasi sosial politik di Papua.

“Otsus tidak menyentuh Masyarakat Papua karena kurang sosialisasi ke masyarakat, juga melenceng jauh dari harapan masyarakat,” kata MuhammadSabda Nawarisa, Ketua BEM STIKOM Muhammadiyah yang juga tergabung dalam GempaR Papua kepada wartawan di Kotaraja, Jayapura, Rabu (30/10).

GempaR Papua meminta dengan tegas kepada Pemerintah Jakarta maupun Pemerintah Papua untuk merespon terlebih dahulu keinginan Masyarakat Papua sesuai hasil Musyawarah Besar Majelis Rakyat Papua (Mubes MRP) pada Agustus 2013 lalu dimana hasilnya menyatakan Otsus Papua telah gagal dan segera menyelesaikan berbagai persoalan Papua melalui dialog yang bermartabat antara Papua dan Jakarta.

“Kami dengan tegas menolak penerapan Otsus Plus di Papua,” ungkap Wakil Sekretaris EM STT I.S. Kijne, Danny Orlys Wairara kepada wartawan di Kotaraja, Jayapura, Rabu (30/10). (Jubi/Aprila)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  TOLAK OTSUS PLUS GEMPAR PAPUA AKAN DEMO