GEMPAR : UNIVERSITAS CENDRAWASIH ITU PEMBUNUH RAKYAT PAPUA!

share on:
Mahasiswa Palang Gapura Kampus Uncen (Ist/Google)

Jayapura, 6/11(Jubi)— Gerakan Mahasiswa Papua Pemuda dan Rakyat Papua (Gempar) yang terdiri dari Badan Esekutif Mahasiswa (BEM) STIE Port Numbay, Stikom, Umel Mandiri, STT GKI, Fisip Uncen, Uncen, UOG, UST, HMF Fak-Fak memalang kampung Universitas Cendrawasih. Pemalangan terjadi di gerbang Utama kampus.

Pemalangan itu dilakukan karena mahasiswa menilai oknum maupun lembaga pendidikan Universitas Cendrawasih (UNCEN) terlibat dalam pembunuhan sistematis terhadap rakyat Papua. UNCEN terlibat secara tidak langsung melalui persiapan dan sosialisasi draft Otonomi Khusus dan Otonomi Khusus Plus.

“ Uncen yang mengusulkan draft dan melakukan sosialisasi draft UU Otonomi khusus Plus ke pemerintah Indonesia dan kepada publik Papua,” tegas Yason Ngelia, Kordinator Gempar, dari Universitas Cendrawasih kepada awak medi di lokasi kejadian, di gapuran Uncen II, Waena, Perumnas III, Kota Jayapura, Papua, Rabu(6/11).

Salah satu mahasiswi melalui orasinya menilai sikap Dosen Uncen itu sangat “berdarah” terhadap rakyat Papua. “Daerah yang kita berdiri ini mengalir darah. Uncen pembunuh, uncen pembunuh, uncen pembunuh,” teriak Selfi Yeimo, mahasiswa Fisip Antropologi Uncen.

Dengan alasan itu, mahasiswa yang Papua memalang kampus Uncen sejak pagi hingga berita ditulis belum membuka palang. Mahasiswa memasang beberapa spanduk yag bertulisakan : “Gubernur, Pangdam, Polda Papua, Uncen bertanggungjawab atas penderitaan orang asli Papua”; Otsus Plus di Papua, tipu-tipu orang Papua. Pemerintah dan Otsus membunuh orang Papua. Kami mahasiswa dengan tegas menolak Almarhum Otsus Plus”.

Menurut Yason, mahsiswa akan membuka palang setelah pihak kampus penuhi permintaan mereka. “Kami akan membuka palang hingga pihak kampus menyerahkan draft Otonomi Khsus Plus yang mereka siapkan,” tegas Yason. Kalau permintaan itu tidak dipenuhi, Yason mengancam memobilisasi masa besar-besaran.  (Jubi/Mawel)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  GEMPAR : UNIVERSITAS CENDRAWASIH ITU PEMBUNUH RAKYAT PAPUA!