LIMA ORANG JADI TERSANGKA PROYEK 40 UNIT PERUMAHAN DI DISTRIK KIMAM

share on:
Kasat Reskrim Polres Merauke, Agus Siswanto

Merauke, Jubi (7/11)—Polres Merauke telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam pengerjaan proyek pembangunan 40 unit perumahan di Kampung Kiworo dan Kampung Kimam, Distrik Kimaam yang tidak diselesaikan pada tahun 2010 silam.
Kapolres Merauke, AKBP Patrige Renwarin melalui Kasat Reskrim Polres, Iptu Agus Supriadi Siswanto  saat ditemui tabloidjubi.com diruang kerjanya Kamis (7/11) menjelaskan, lima orang yang telah ditetapkan  menjadi tersangka diantaranya, Direktris PT Putri Jaya Papua, VA, pengawas proyek, B, pejabat teknis, YT dan LK, ketua panitia, M serta seorang calo atas nama AM.
Khusus untuk tiga tersangka yakni B,YT, LK serta M demikian Kasat, berkas mereka displits (dipisahkan) dan sudah P-19. Berkasnya pun  telah dikirim kembali ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Merauke. Dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kerugian negara mencapai  Rp 460 juta.
Sedangkan dua tersangka lain yakni VA serta AM, berkasnya belum dikirim ke Kejari Merauke lantaran masih menunggu hasil audit  BPK. “Kita akan kirim berkas mereka, setelah hasil audit BPK diterima,” ujarnya.
Dijelaskan, para tersangka dijerat dengan pasal 2 dan 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999  yang diperbaharui dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Disinggung apakah para tersangka ditahan, Kasat menambahkan, mereka tak ditahan. Ini merupakan salah satu strategi penyidikan. Tetapi bahwa para tersangka tetap wajib lapor setiap hari dan tidak menghilangkan barang bukti maupun melarikan diri.
Kapolres Merauke, AKBP Patrige Renwarin menambahkan, kasus tersebut sudah menyeret dua tersangka sebelumnya yakni Mantan Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Merauke, AS bersama sama seorang rekanan atas nama IR. Kasusnya  sudah sampai di pengadilan juga. (Jubi/Ans)

 

Editor : Albert Yomo
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  LIMA ORANG JADI TERSANGKA PROYEK 40 UNIT PERUMAHAN DI DISTRIK KIMAM