MASYARAKAT DILARANG MEMBANGUN DI TEMPAT TERLARANG

share on:
penganugerahan walikota kepada para BUMN BUMD dan lembaga Instansi Pemerintah dan Swasta(Jubi/sindung)

Jayapura, 11/11 (Jubi) – Walikota Jayapura, Benhur Tommy Mano berpesan agar Tata Kota, Pemerintah Kota Jayapura harus mau menindak tegas dan menertibkan bangunan perusahaan yang melanggar ruang tata kota daerah pinggir jalan, membangun daerah aliran sungai, serta di areal-areal yang terlarang. “Kita harus tegur mereka yang membangun di daerah-daerah yang terlarang,” tegasnya ke tabloidjubi.com, Senin (11/11).

Kepala Dinas Tata Kota Pemerintah Kota Jayapura, Ronny Sandang mengakui banyak bangunan di dalam Kota Jayapura yang tak mempunyai Ijin Mendirikan Bangunan (IMB). Bahkan pihaknya baru bisa melakukan pencatatan sebanyak 6000-an bangunan di Kota Jayapura yang telah ber-IMB.

”Kami memang belum mempunyai data secara valid nominalnya. Tapi yang saya ingin katakan, beberapa kendala yang dihadapinya, yakni banyak penduduk tidak urus IMB karena pertama melanggar peruntukannya, dan rata – rata bangunan di kota ini atas haknya itu hak ulayat. Untuk mengurus IMB persyaratannya itu harus punya sertifikat itu yang menjadi kendala – kendala masyarakat,” kata Ronny, Senin (11/11).

Pihak Dinas Tata Kota masih akan terus berupaya untuk menghimbau bagi mereka yang belum memiliki IMB. Diharapkan mereka sendiri yang akan menertibkan bangunannya. “Sebab memang ada tahapan-tahapan yang harus kita lalui oleh karena itu sekarang ini kita menghimbau pemilik bangunan yang melanggar supaya kita mau mereka sendiri yang menertibkan bangunannya. Langkah terakhir adalah peneriban, kami berikan teguran pertama, kedua dan ketiga itu nanti disampaikan oleh Satpol PP sebagai institusi yang melakukan penindakan sebagai penegakan perda,” ungkap Ronny.

Terkait dengan penganugerahan kepada BUMD, BUMN, menurut Ronny, pihak pemerintah Kota Jayapura mempunyai maksud ingin menghimbau kemudian ingin menyamakan persepsi dengan masyarakat, dunia usaha, BUMN, dan BUMD agar mengetahui pentingnya penataan ruang dan bangunan di Kota Jayapura. “Sehingga tujuan akhir yang kita inginkan yaitu, Kota Jayapura menjadi kota yang indah, teratur sesuai dengan peruntukannya,” jelasnya. (Jubi/Sindung)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  MASYARAKAT DILARANG MEMBANGUN DI TEMPAT TERLARANG