KORBAN DEMO RUSUH KNPB, GUBERNUR HARUS IKUT BERTANGGUNGJAWAB

share on:
prosesi pelepasan jenazah korban demo KNPB(jubi/sindung)

Jayapura, 3/12 (Jubi) – Wakil Ketua II, DPRD Kota Jayapura, M Darwis Massi meminta agar Gubernur Papua juga ikut bertanggungjawab atas keamana dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Provinsi Papua.

“Secara khusus kepada gubernur,  dapat ikut pula bertanggungjawab terhadap kamtibmas yang ada di Provinsi Papua dan juga bisa menghimbau masyarakatnya karena secara tak langsung dan sebagian besar demo yang kemarin adalah masyarakat pegunungan, himbaulah agar jika mengadakan demo untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban serta tidak melakukan aksi-aksi yang justru bisa merusak tatanan aman damai seperti yang kita pupuk bersama,” ujar Massi ke tabloidjubi.com, Selasa (3/12).

Ia juga merasa tak setuju adanya pendapat dari salah satu  anggota DPRP yang mengatakan, kejadian ini akibat dari aparat yang tidak memberikan ruang demokrasi kepada kelompok massa yang menamakan dirinya Komite Nasional Papua Barat (KNPB). “Janganlah masyarakat sipil kemudian jadi tameng politik. Ini sesungguhnya kejadian yang memprihatinkan kita dan ini benar-benar pelanggaran HAM berat berada disini, dimana korban merupakan warga sipil yang sedang melakukan pekerjaannya sehari-hari dan tidak tahu apa-apa dan kemudian menjadi sasaran amukan anarkis demo KNPB,” katanya.

Massi menegaskan, demo atau menyampaikan pendapat berideologi berbeda adalah hal yang lumrah dan wajar bagi dirinya akan tetapi dengan jatuhnya korban sipil dan perusakan fasilitas merupakan lain halnya yang terjadi. “Ini jelas-jelas merampas hak hidup dan beraktifitas dan dari sisi kemanusian hak asasi manusia ada. Oleh karena itu aparat kepolisian untuk menindaktegas dan apalagi di kemudian ada organisasi atau sekelompok yang melaksanakan demo  yang bisa memberikan potensi konflik dan huru-hara maka tidak diberikan ijin,” tegas Massi.

Menurut Massi, kejadian ini bukanlah hal yang pertama akan tetapi sudah ribuan kali dilakukan oleh sekelompok massa sehingga masyarakat sipil jadi korbannya. “Tidak hanya di Kota Jayapura saja akan tetapi di seluruh Papua,” ujar Massi.

Lain halnya Ketua HKJM Kota Jayapura, Achmad Jaenuri di ujung telepon kepada tabloidjubi.com mengatakan sangat mengecam dengan adanya korban sipil yang tidak berdosa menjadi korban amarah.

Ia berharap dan meminta pelaku bertanggung jawab di depan hukum dan meminta kepada semua pihak agar tidak selalu menjadikan masyarakat sipil dan warga pendatang menjadi sasaran amarah akibat dari aksi tidak terpenuhi “Warga sipil ini tidak tahu masalah politik, otsus dan masalah-masalah kemerdekaan dan mereka hanya bekerja mencari makan di tanah ini,” tegas Zaenuri.

HKJM pun sudah menyiapkan surat-surat yang akan diberikan kepada seluruh stakeholder salah satunya Komnas HAM yang dirasakan tidak berpihak kepada korban-korban warga sipil atas aksi-aksi demo dan lain halnya di Papua. “Selain meminta kepada aparat hukum menyeret dan mengadili kepada semua yang bertanggung aksi demo kemarin kami juga menyiapkan surat untuk komnas ham agar mereka bisa melihat dari pelanggaran-pelanggaran kemanusian yang selama ini kelihatan belum berbunyi nyaring bagi korban aksi demo,” tukas Jaenuri.  (Jubi/Sindung)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  KORBAN DEMO RUSUH KNPB, GUBERNUR HARUS IKUT BERTANGGUNGJAWAB