RATUSAN PSK KILO 10 PERINGATI HARI AIDS SEDUNIA

share on:
Panitia hari AIDS Sedunia Kilo 10 berpose bersama (Jubi/Eveerth)

Timika, 4/12 (Jubi)  —  Peringatan Hari AIDS Sedunia sedianya tiap 1          Desember, akhirnya dilaksanakan oleh ratusan Pekerja Seks Komersial (PSK) di Lokalisasi Kilo 10, dengan mengusung tema Getting to Zore (menuju titik nol) dan Sub Tema “Aku Ingin Pulang”, sebagai wujud kepedulian akan pencegahan penyakit menular tersebut.

Sekretaris KPA Mimika, Reynold Urba dalam sambutannya pada acara tersebut mengatakan, tema kali ini sangat baik dan penting dilakukan oleh Pramuria maupun Pemda Mimika. “Menurut saya tema kali ini sangat baik, yakni getting to zero atau menuju titik nol. Untuk menuju titik nol ada tiga hal penting yang harus dilakukan yakni, tidak ada penularan baru, ke dua tidak ada stigma diskriminasi dan terakhir tidak ada kematian akibat pelularan penyakit AIDS,”kata Reynold, pada acara Peringatan Hari AIDS Sedunia tanggal 1 Desember yang dilakukan bagi ratusan PSK di Kilometer 10 Kampung Kadun Jaya, Rabu (4/12).

Lanjut dia, ketiga hal terebut sangat berkaitan dengan profesi yang dijalankan oleh pramuria. Untuk hal yang pertama dan kedua harus diperankan oleh pramuria sedangkan yang ketiga merupakan peranan dari pemerintah daerah. Pasalnya, pemerintah harus melihat dan mengurangi angka kematian dengan melakukan berbagai upaya sehingga hal itu dapat diminimalisir dalam masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia Hari AIDS Sedunia di Kilo 10, Niny mengatakan, tahun ini pelaksanaan acara peringatan Hari AIDS Sedunia difokuskan di lokalisasi kilo 10. Hal ini dilakukan dengan tujuan peringatan Hari AIDS Sedunia memiliki makna yang dapat diambil oleh PSK, bukan hanya sekedar perayaan biasa.

“Sebagai PSK, kami juga memilki perasaan yang sama dengan orang lain. Melalui acara ini kami mengharapkan agar kedepannya, kami bisa merasakan perlakuan yang sama dengan yang lain, yakni bisa dihargai,” kata Niny, saat perayaan Hari AIDS Sedunia di Kilo 10, Senin (2/12) pekan kemarin.

Niny menambahkan, pekerjaan yang sementara dijalankan merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari meskipun ada sebagian orang yang menilai bahwa pekerjaannya tidak halal namun menurutnya yang penting kebutuhan sehari-hari bisa dipenuhi. (Jubi/Eveerth)

Editor : Albert Yomo
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  RATUSAN  PSK KILO 10 PERINGATI HARI AIDS SEDUNIA