TIGA POTENSI ALAM DI SELATAN PAPUA DI EKSPOR KE LUAR NEGERI

share on:
Kepala Bea dan Cukai Merauke, Muchayad (Jubi/Ans)

Merauke, Jubi (16/12)— Kepala Bea dan Cukai Cabang Merauke, Muchayad mengatakan, tiga potensi alam di wilayah Selatan Papua dieksport ke beberapa negara. Ketiga potensi tersebut diantaranya ikan, ciput (serpihan kayu untuk memproduksi kertas) serta playwood. Dua kabupaten penghasil itu yakni Merauke dan Boven Digoel.

Hal itu disampaikan Muchayad kepada tabloidjubi.com diruang kerjanya Senin (16/12).  Menurutnya, khusus ikan diproduksi dan dieksport keluar oleh PT Sino. Sedangkan ciput (serpihan kayu) dari PT Medco Papua. Sementara playwood oleh PT Korindo. Dari hasil eksport yang dikeluarkan itu, memberikan pendapatan bagi negara dan daerah senilai kurang lebih Rp 800 juta.

Selain itu, lanjut dia, juga import terutama kapal maupun jaring oleh perusahan yang memproduksi ikan di Kabupaten Merauke. Total pendapatan untuk daerah dan negara senilai kurang lebih Rp 2 milyar dalam tahun 2013. Nilai tersebut telah melebihi target dari Bea dan Cukai Kabupaten Merauke.

Khusus beksport serpihan kayu untuk produksi kertas, lanjut dia, menguasai pasaran di Timur Tengah seperti Arab saudi, Irak, Kuwait serta beberapa negara lain. Karena kualitas kayu yang sangat bagus setelah dieksport keluar oleh PT Korindo.
“Jadi, kita di daerah Selatan Papua memiliki potensi sangat bagus terutama kayu dan ikan yang mampu menembus pasaran di luar negeri. Dengan demikian menjadi suatu kebanggaan tersendiri. Karena Merauke di kenal luas di luar negeri karena ikan dan beberapa potensi lain,” ujarnya.

Frans Chandar, salah seorang staf di Kantor Bea dan Cukai Merauke menambahkan, biasanya pada saat kayu maupun ikan serta hasil lain yang hendak dieksport, masing-masing perusahan memberikan laporan secara resmi. “Kita juga turun dan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum dieksport,” katanya. (Jubi/Ans)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  TIGA POTENSI ALAM DI SELATAN  PAPUA DI EKSPOR KE LUAR NEGERI