KAPOLDA: ADA 11 KASUS MENONJOL SELAMA 2013

share on:
Kapolda Papua, Irjend Polisi Tito Karnavan akan mengusut kasus Banjir Ambarita (Jubi/roberth)
Kapolda Papua, Irjend Pol Tito Karnavan (Jubi/Roberth)

Jayapura, 1/1 (Jubi) – Kapolda Papua, Irjen Pol Tito Karnavian mengatakan, sepanjang 2013, terdapat sebelas kasus menonjol. Hal ini dikatakan Kapolda Papua dalam Press Release Kapolda Papua Dalam Rangka Penyampaian Analisa dan Evaluasi Situasi Kamtibmas Tahun 2013 di Mapolda Papua, Jayapura, Selasa (31/12) malam.

“Terdapat sebelas kasus menonjol sepanjang Tahun 2013. Diantaranya penyerangan yang dilakukan OTK sebanyak lima belas kasus, penyerangan di areal PT Freeport Indonesia sebanyak sebelas kasus,” ungkap Tito Karnavian kepada wartawan.

Adapun sebelas kasus menonjol tersebut adalah: perang suku, 3 kasus; penembakan di areal PT. Freeport Indonesia, 11 kasus; penyerangan massa terhadap anggota Polri, 6 kasus; penyerangan yang dilakukan gerakan sipil bersenjata, 15 kasus; perampasan terhadap WNA, 1 kasus; kecelakaan pesawat terbang, 0 kasus; unjuk rasa menentang Otsus, 3 kasus; kepemilikan senpi illegal, 4 kasus; penembakan oleh Polri, 3 kasus; demo anarkis, 3 kasus; pengibaran Bintang Kejora, 5 kasus.

Selain itu, menurut Kapolda Papua, terdapat sebelas operasi kepolisian yang dilakukan selama 2013, dinataranya Operasi Mantap Praja II, Operasi Mantap Praja III, Operasi Sahabar Matoa, Operasi Simpatik Matoa, Operasi Dian, Operasi Patuh Matoa, Operasi Zebra Matoa, Operasi Lilin Matoa dan Operasi Aman Matoa III.

“Untuk tindak pidana korupsi, dari sepuluh jenis kegiatan dengan 122 kasus yang sudah ada laporan polisi, Negara mengalami kerugian sebesar Rp. 58.166.994.730,- tetapi masih dapat dana yang dapat diselamatkan sebesar Rp. 15.066.951.566,- kembali ke kas Negara,” kata Tito Karnavian lagi.

Untuk prediksi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) Tahun 2014, di bidang kriminalitas: a) Pemilu legislative dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2014 masih mungkin akan terjadi demo atau unjuk rasa. b) Menghadapi Pemilu legislatif & Pemilihan Presiden & Wakil Presiden Polda Papua akan mempersiapkan anggota utk mengamankan. c) Meningkatkan deteksi dini guna antisipasi gangguan kamtibmas. d) Memberikan pengarahan tentang bahaya narkoba dan HIV/AIDS kepada masyarakat. e) Melakukan sweeping di tempat-tempat penjualan miras. f) Meningkatkan patroli terutama pada tempat-tempat rawan gangguan kamtibmas. g) Meningkatkan deteksi dini guna antisipasi gangguan kamtibmas. h) Meningkatkan profesionalisme anggota Polri. i) Menggalakkan pemberdayaan peran Polmas. (Jubi/Aprila Wayar)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  KAPOLDA: ADA 11 KASUS MENONJOL SELAMA 2013