PELAKU PENYERANGAN POS POLISI KULIRIK ADALAH BINAAN, KATA KAPOLRES PUNCAK JAYA

share on:
Kapolres Puncak Jaya, AKBP Marcelis (Jubi/Arjuna)
Kapolres Puncak Jaya, AKBP Marcelis (Jubi/Arjuna)

Jayapura, 6/1 (Jubi) – Kapolres Puncak Jaya, AKBP Marcelis memastikan pelaku penyerangan Pos Polisi di distrik Kulirik, Puncak Jaya adalah kelompok Leka Telenggen.

“Mereka ini sebenarnya anak binaan yang diikutsertakan untuk menjaga pembuatan jalan di Puncak Jaya tetapi entah bagaimana hal itu bisa terjadi,” kata Marcelis, (5/1).

Marcelis melanjutkan, Leka dan Tengamati Telenggen bersama beberapa teman-temannya mengambil senjata milik anggota Polres Puncak Jaya, bukan Brimob. Para pelaku ini merupakan anggota kelompok Goliat Tabuni. Saat ini, tengah dilakukan pendekatan kepada kelompok adat dan tokoh agama, juga masyarakat agar meminta Leka Telenggen dan rekan-rekannya ini mau mengembalikan senjata yang mereka ambil.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pada hari Sabtu (4/1) sekitar pukul 15.45 WIT, 8 Senjata Api yang terdiri dari  1 jenis Moser, 2 AK China dan 5 SS1 serta 135 butir peluru telah dibawa lari oleh para penyerang pos polisi ini.

Namun motif penyerangan dan perampasan senjata ini, menurut Direktur Eksekutif Imparsial, Poengki Indarti, kemungkinan adalah Pemilu Legislatif dan Pemilu Pressiden. Jika penyerangan itu benar berkaitan dengan pelaksanaan Pileg dan Pilpres mendatang, jelas sangat berbahaya, karena kelompok bersenjata itu, telah dimanfaatkan oleh kepentingan elit politik tertentu untuk kepentingan mereka.

“Kemungkinan jika kelompok itu menyerang atas pesanan kepentingan tertentu dan mereka ditengarai juga mendapat imbalan. Tindakan menyerang dengan imbalan untuk kepentingan politik, adalah tindakan gangster. Kalau benar mereka adalah pejuang pembebasan, maka tidak akan mau bekerja demi uang untuk pemenangan elit tertentu. Tindakan kelompok bersenjata itu bukan lagi pejuang Kemerdekaan, tapi tidak ada bedanya dengan gangster,” kata Poengky Indarti kepada Jubi, Minggu (5/1). (Jubi/Victor Mambor)

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  PELAKU PENYERANGAN POS POLISI KULIRIK ADALAH BINAAN, KATA KAPOLRES PUNCAK JAYA