ELVIS TABUNI: KPUD PUNCAK JANGAN CIPTAKAN POLEMIK BARU

share on:
Ketua DPRD Puncak, Elvis Tabuni. (Doc.Jubi)
Ketua DPRD Puncak, Elvis Tabuni. (Doc.Jubi)

Jayapura, 14/1 (Jubi) – DPRD Kabupaten Puncak, Papua meminta Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) setempat tak menimbulkan polemik baru di wilayah tersebut menjelang Pemilihan Legislatif (Pileg), 9 April mendatang. Ketua DPRD Kabupaten Puncak, Elvis Tabuni mengatakan, Kabupaten Puncak merupakan daerah yang pernha terjadi konflik dan pihaknya tidak ingin hal itu terulang lagi. “Kita semua tahu, Puncak adalah daerah yang pernah ada konflik dan kami tak ingin itu terjadi lagi. KPUD jangan menimbulkan polemik baru, karena saya menilai ada penyimpangan yang dilakukan KPUD di sana yang bisa menimbulkan masalah baru,” kata Elvis Tabuni, Selasa (14/1). Menurutnya, penyimpangan yang dimaksud, yakni dalam pembentukan Koordinator Wilayah (Korwil) KPUD Puncak menempatkan orang ke wilayah yang bukan daerah asalnya. Hal ini akhirnya jadi masalah. Ada pihak yang tidak setuju. “Misalnya orang dari Ilaga ditempatkan ke Gome, begitu juga sebaliknya. Padahal kan mereka harusnya ditempatkan di daerah mereka karena mereka lebih tahu situasi wilayah itu. Inikan bisa menimbulkan masalah baru,” ujarnya. Kata Elvis, akibat dari terjadinya polemik dalam pembentukan Korwil KPUD Puncak, hingga kini di sana belum juga dibentuk Panitia Penyenggara Daerah (PPD).  Ia menilai, KPUD Puncak tak lagi independen. “KPUD Puncak jangan berpolemik. Mereka  harus netral. Pemilukada lalu sudah berlangsung aman. Silahkan bermain di daerah lain, tapi tidak di Puncak karena itu daerah rawan konflik,” katanya. Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Puncak, Felix Kogoya menambahkan, pihaknya khawatir jika nantinya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk itu KPUD setempat harus segara menyelesaikannya. “Jangan sampai ini menjadi masalah lagi. Padahal kondisi di Puncak saat ini sudah membaik pasca konflik lalu. Jangan lagi kita menimbulkan konflik baru yang mengorbankan masyarakat,” katanya. (Jubi/Arjuna)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  ELVIS TABUNI: KPUD PUNCAK JANGAN CIPTAKAN POLEMIK BARU