YULIUS RUMBAIRUSSI: PEMERINTAH BELUM PEDULI SATWA YANG DILINDUNGI

share on:
Ketua Komisi B DPR Papua,  Yulius Rumbairussi. (Jubi/Arjuna)
Ketua Komisi B DPR Papua, Yulius Rumbairussi. (Jubi/Arjuna)

Jayapura, 28/1 (Jubi) Komisi B DPR Papua menilai, hingga kini pemerintah belum maskimal melindungi satwa yang yang ada di Papua. Terbukti masih banyak kasus penyelundupan hewan yang dilindungi ke luar Papua.

Ketua Komisi B DPR Papua, Yulius Rumbairussi mengatakan, koordinasi antar instansi terkait, misalnya dinas kehutanan dan konservasi masih minim.

“Kami menilai hingga kini belum nampak adanya perhatian atau kepedulian yang sungguh dari pemerintah untuk melindungi satwa yang di Papua. Ini menjadi salah satu penyebab pihak yang tak bertanggungjawab menangkap, menyelundupkan dan menjual hewan yang dilindungi secara bebas,” kata Yulius Rumbairussi, Selasa (28/1).

Namun menurutnya, tugas melindungi satwa yang ada di Papua memang tak hanya tugas pemerintah daerah. Tapi, peran pemerintah pusat atau perwakilan yang ditempatkan di Papua juga harus menjalankan tugas dan fungsinya.

“Ada petugas kehutanan dan konserpasi dari pemerintah pusat, tapi belum berjalan efektif. Padahal peran mereka penting untuk mencegah penyeludupan satwa dari Papua,” ujarnya.

Dikatakan, harus ada efek jera terhadap masyarakat maupun kelompok yang menangkap hewan yang dilindungi.

“Kan ada UU terhadap satwa yang dilindungi. Ini harusnya ditegakan, buat efek jera bagi mereka yang menangkap, menyelundupkan atau menjual satwa yang dilindungi itu,” katanya.

Sebelumnya, petugas Balai Karantina Kelas I Jayapura berhasil menggagalkan penyeludupan empat ekor burung Kakak Tua Raja dan 20 ekor Nuri di Pelabuhan Jayapura, Sabtu (25/1). Puluhan burung ini diduga akan diselundupkan ke Surabaya menggunakan KM Gunung Dempo.

“Upayah penyelundupan ini diduga melibatkan petugas kasur di KM Gunung Dempo berinisial Ha. Oknum itu diduga sempat membuka pintu tempat pembuangan sampah untuk menaikkan puluhan burung itu ke kapal,” kata Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Jayapura, H. Suryo Orianto Putra. (Jubi/Arjuna) 

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  YULIUS RUMBAIRUSSI: PEMERINTAH BELUM PEDULI SATWA YANG DILINDUNGI