BUANG PUNTUNG ROKOK SEMBARANGAN, DENDA 50 RIBU RUPIAH

share on:
proses sidang operaso yustisi kepada salah satu satu PNS Kota Jayapura yang disaksikan oleh Sekda Kota Jayapura(jubi/sindung)
proses sidang operasi yustisi yang menyidangkan salah satu satu PNS Kota Jayapuradisaksikan oleh Sekda Kota Jayapura(jubi/sindung)

Jayapura, 30/1 (Jubi) – Berhati-hatilah bagi siapapun saat membuang puntung rokok sembarangan di Kota Jayapura, jika tidak akan membayar denda sebesar Rp50 ribu.

“Kami juga menangkap salah seorang warga yang sengaja membuang puntung rokok di depan kami, dan pada akhirnya mereka mendapat denda dari hakim,” kata  Nofdi J Rampi, Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pemakaman Kota Jayapura saat dimintai keterangan usai operasi yustisi Perda Nomor 15 Tahun 2011 tentang kebersihan.

Menurut Nofdi, Satgas kembali menjaring 83 orang pelanggar Perda Kebersihan tersebut dan harus diseret ke meja pengadilan. Dalam operasi yustisia ini, mayoritas pelanggaran adalah membuang sampah bukan pada waktu yang telah ditentukan. “Mayoritas pelangggaran adalah pelanggar yang tidak taat jam dan yang kedua, mobil taksi yang tak menyediakan tempat sampah,” katanya.

Sekda Kota Jayapura, RD Siahaya  mengaku operasi yustisi ini adalah satu bentuk upaya mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menampik  jika dikatakan operasi yustisi ini tidak berhasil. “Hari Ini adalah upaya mengingatkan masyarakat bahwa membuang sampah sembarangan karena ada peraturannya, karena hal itu melanggar hukum dan seseorang yang melanggar hukum patut di hukum begitu saja,” ungkapnya. Ia juga membantah jika ada masyarakat belum tahu dan belum mengetahui adanya sosialisasi  ini telah dipasang di TPS-TPS yang ada di Kota Jayapura.

Sementara itu, Wahyono, warga tanah hitam kepada tabloidjubi.com, mengaku sangat kaget dimana satgas kebersihan menangkapnya saat akan membuang sampah melebihi waktu yang ditentukan di daerah pasar lama Abepura “Biasanya sih saya tidak mau, tapi kenapa hari ini saya mau disuruh istri saya,  dimana saya harus kehilangan uang untuk bayar denda,“ katanya ke tabloidjubi.com, Kamis (30/1).

Lain halnya, Ibu Ica, salah satu PNS Pemkot Jayapura mengaku kaget ketiga petugas menangkap basah terhadap dirinya yang membuang sampah melewati jam buang sampah. “Saya kira peraturan ini tidak memperbolehkan membuang sampah diluar kontrainer sampah, ketika saya masukkan tetap saja satgas meminta saya datang ke kantor distrik, ee ternyata saya kena razia, karena buang diluar jam ketentuannya dari jam 6 sore hingga jam 4 pagi,” tutur Ica kepada wartawan. (Jubi/Sindung)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  BUANG PUNTUNG ROKOK SEMBARANGAN, DENDA 50 RIBU RUPIAH