TAK ADA GEJOLAK SAAT PEMAKAMAN DANI KOGOYA

share on:
Suasana Pemakaman Dani Kogoya (Foto : Yusak Pakage)
Suasana Pemakaman Dani Kogoya (Foto : Yusak Pakage)

Jayapura 1/2 (Jubi) – Proses pemakaman Dani Kogoya salah satu tokoh TPN/OPM wilayah operasi Kota Jayapura, Rabu (29/1) kemarin berjalan lancar dan tidak ada gejolak. Hal tersebut ditegaskan Waka Polres Jayapura Kota, Kompol Kiki Kurnia,  di Mako Polsek KPL Jayapura, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (1/2) pagi.

Ia menuturkan, Dani Kogoya yang sudah dimakamkan tersebut disaksikan keluarga-keluarga di Vanimo, Papua New Guinea (PNG). “Hari Rabu (29/1) kaki almarhum sudah dikirim ke Vanimo dan sudah dikuburkan,” katanya.

Kiki kembali menegaskan, tidak ada gejolak sama sekali dan semua proses pemakaman berjalan dengan lancar. “Semua aman, terima kasih atas dukungan dari masyarakat dan keluarga Dani Kogoya yang menjaga keamanan di wilayah Kota Jayapura,” tegasnya.

Sedangkan untuk hasil otopsi yang dilakukan sebelum penguburan, dikatakan Kiki, tidak tahu menahu hal tersebut karena itu kewenangan dari kedokteran. “Dari kedokteran yang menyimpulkan hasil visum atau hasil otopsi, jadi kita tidak mencampuri hasil otopsi,” ujarnya.

Sebelumnya, Tahanan Politik Papua, Yusak Pakage yang ikut menghadiri pemakaman Dani Kogoya, salah satu anggota TPN/OPM di PNG, Rabu (29/1) yang lalu mengatakan ada upaya menghalangi pemakaman Dani Kogoya dengan upacara militer.

“Ada upaya menghalangi upacara pemakaman dengan penghormatan terakhir almarhum Dani Kogoya dengan cara militer oleh pihak-pihak tertentu,” ungkap Yusak Pakage kepada tabloidjubi.com di Padangbulan, Jayapura, Papua, Jumat (30/1) sore.

Ketika ditanya tabloidjubi.com terkait kejelasan siapa pihak yang ingin menghalangi upaya pemakaman secara militer ini, Yusak Pakage enggan menyebutkan pihak mana. Upaya ini juga menurut Yusak, dilakukan terhadap keluarga Dani Kogoya yang akan menghadiri pemakaman di Vanimo. Pemakaman yang direncanakan dilakukan pada Rabu, 29/1, Pkl. 02.00 waktu setempat, harus bergeser hingga Pkl. 18.00 waktu setempat.

“Keluarga Dani berangkat pagi dari Jayapura dan diperkirakan akan sampai di Vanimo kurang lebih pukul 12.00 waktu setempat tetapi tetapi mereka baru sampai pada sore hari sehingga pemakaman harus dilakukan menjelang petang,” kata Yusak.

Dani Kogoya adalah Anggota TPN OPM dengan wilayah operasi adalah Abe Gunung dan sekitarnya. Dia ditangkap paksa aparat keamanan pada 2 September 2012 dengan tembakan di kaki untuk melumpuhkan perlawanannya. Kematian Dani yang mengejutkan banyak pihak dan dianggap tidak wajar sehingga semua pihak terkait meminta agar otopsi dilakukan terhadap jenasah almarhum. (Jubi/Indrayadi TH)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  TAK ADA GEJOLAK SAAT PEMAKAMAN DANI KOGOYA