RAYAKAN HARI PEKABARAN INJIL, GPdI ELOHIM IBADAH PROFESI

share on:
Tampak Pdt. Sonny Manoach, S.Th.MA tengah mendoakan jemaatnya yang berprofesi sebagai tenaga medis yaitu dokter, bidan dan perawat, Rabu (5/2) bertempat di Gedung GPdI Elohim Sentani (foto: D Budiman/Jubi)
Tampak Pdt. Sonny Manoach, S.Th.MA tengah mendoakan jemaatnya yang berprofesi sebagai tenaga medis yaitu dokter, bidan dan perawat, Rabu (5/2) bertempat di Gedung GPdI Elohim Sentani (foto: D Budiman/Jubi)

Sentani, 5/2 (Jubi) – Dalam rangka merayakan Hari Pekabaran Injil di Tanah Papua yang jatuh pada 5 Februari 2014, Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Elohim di Kabupaten Jayapura, Papua melaksanakan sebuah ibadah profesi.

Gembala GPdI Elohim Pendeta Sonny Manoach, S.Th.MA mengatakan, ibadah profesi ini dilaksanakan dengan cara masing-masing jemaat beribadah dengan menggunakan seragam tempat kerjanya masing-masing.

“Jadi yang merupakan TNI dan Polri datang menggunakan seragam kantornya, yang dokter datang menggunakan baju dokter, yang PNS datang menggunakan baju PNS dan anak-anak sekolah datang menggunakan baju seragam sekolahnya masing-masing seperti SD, SMP, SMA hingga yang sedang di Perguruan Tinggi,” urainya ke tabloidjubi.com di Sentani, Rabu (5/2).

Menurut Pendeta Sonny, cara merayakan masuknya Injil di Tanah Papua salah satunya adalah dapat dilakukan dengan mensyukuri profesi yang ditekuni oleh masing-masing umat. Bahkan, ketika beribadah dengan menggunakan pakaian dinasnya, dapat mengingatkan masing-masing jemaat untuk dapat bekerja dengan hati dan melayani masyarakat dengan pekerjaannya. “Selain beribadah dengan menggunakan pakaian kerja, kami pun melakukan perjamuan kudus dan pemakaian minyak urapan,” ujarnya.

Ia menambahkan, hal ini bertujuan untuk selalu mengingatkan bahwa profesi yang digeluti merupakan berkat dan anugerah dari Tuhan yang harus disyukuri dan dijalani secara baik.
Hal senada juga diungkapkan salah satu jemaat GPdI Elohim yang berprofesi sebagai dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari dr. Yeri Mandang.

Yeri menjelaskan bahwa dengan memakai jas dokternya ketika beribadah mengingatkannya bahwa pekerjaan yang Tuhan berikan merupakan salah satu amanah Tuhan untuk melayani sesamanya. “Memang pekerjaan ini untuk memenuhi kebutuhan hidup kita, tetapi bisa dimaknai juga sebagai bentuk pelayanan kepada sesama kita,” katanya. (Jubi/Bud)

Tags:
Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  RAYAKAN HARI PEKABARAN INJIL, GPdI ELOHIM IBADAH PROFESI