YASON NGELIA: JANGAN KIRA PENJARA MEMBUAT KAMI TRAUMA

share on:
YASON BERSAMA PIMPINAN GEMPAR (Jubi-Aprila)
YASON BERSAMA PIMPINAN GEMPAR (Jubi/Aprila)

Jayapura, 7/2 (Jubi) – Yason  Ngelia, Ketua BEM Fisip Universitas Cenderawasih  yang ditangkap polisi pada 8 November 2013 lalu, menegaskan penangkapan dan penahanan atas dirinya tidak membuatnya jera. Penahanan tersebut menurut Yason tidak akan menyurutkan perjuangannya membela aspirasi rakyat Papua.

“Kami akan tetap memperjuangkan nasib rakyat yang ada di Tanah Papua. Kami  akan lawan semua tindakan-tindakan yang tidak benar di tanah Papua ini,” kata Yason kepada tabloidjubi.com di Perumnas III Waena, Jayapura, Jumat (7/2).

Yason menegaskan aparat keamanan salah jika menganggap penangkapan terhadap dia dan kawan-kawannya akan membuat perjuangan surut dan tidak ada lagi perlawanan di kemudian hari.

“Di dalam tahanan saya diintimidasi dengan cara menggunting rambut dan dipukul. Semua itu adalah shock therapy bagi saya dan kawan-kawan. Namun, semua itu tidak membuat saya dan kawan-kawan  trauma. Salah kalau mengira pemenjaraan akan membuat saya trauma” tandasnya.

Sementara itu ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Cendrawasih (BEM Uncen), Yoan Wamditman,  mengatakan  sejak Yason ditangkap polisi pada 8 November 2013 lalu, kawan-kawannya sesama mahasiswa sudah banyak berusaha  agar Yason dapat cepat keluar dari tahanan.

“Kami sudah melakukan pendekatan persuasif,  namun kami mendapat kendala dari pihak-pihak tertentu,” ungkap Yoan kepada tabloidjubi.com di Perumnas III Waena, Jumat (7/2). (Jubi/Aprila)

Editor : Oyos Saroso HN
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  YASON NGELIA:  JANGAN KIRA PENJARA MEMBUAT KAMI TRAUMA