PERLU LANGKAH PROAKTIF ATASI KEMACETAN KOTA JAYAPURA

share on:
SALAH SATU BIANG KEMACETAN DI KOTA JAYAPURA, KONTAINER(JUBI/SINDUNG)
SALAH SATU BIANG KEMACETAN DI KOTA JAYAPURA, KONTAINER(JUBI/SINDUNG)

Jayapura, 12/2 (Jubi) – Sekretaris Komisi B DPRD Kota Jayapura, Bolivar Sigalingging mengemukakan, perlu ketegasan ataupun langkah proaktif  dari dinas terkait di pemerintah daerah Kota Jayapura untuk menegakkan Peraturan Daerah mengenai pembatasan pengoperasian mobil kontainer, guna mengurangi kemacetan di dalam wilayah Kota Jayapura.

“Ketegasan ini sambil menunggu proses jalan alternative di dalam wilayah Kota Jayapura rampung dikerjakan. Perda sudah diputuskan dan ditetapkan tinggal pihak eksekutif proaktif, terutama dinas terkait. Sebab masalah kemacetan tak bisa dipungkiri dan masih sering terjadi jika belum ada jalan alternative,” tegas Bolivar ke tabloidjub.com, melalui telepon selulernya di Kota Jayapura, Papua, Rabu (12/2).

Menurut Bolivar, masalah pelaksanaan Perda ini juga perlu mendapatkan apresiasi dari semua pihak. Contohnya, Dinas Perhubungan sudah melaksanakan salah satu amanatnya, yaitu di daerah tanjakan Weref, Kota Jayapura tak lagi menjadi lahan parkir.

“Perlu dukungan Satpol PP sebagai lembaga penegak dan pengkawal Perwal Kota Jayapura Nomor 3 Tahun 2012 tentang jam operasional alat berat dan angkutan khusus yang ikut turut mengatur penegakkan Perda itu dengan Dinas Perhubungan Kota Jayapura,” ungkap Bolivar yang kini mencalonkan diri lagi sebagai anggota DPRD Kota Jayapura.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Jayapura, Elby Hersepuny mengemukakan dukungannya terhadap pendapat dari DPRD Kota Jayapura itu.
“Tidak hanya itu, kami juga akan mendorong Perwal Kota Jayapura Nomor 3 Tahun 2012 tentang jam operasional alat berat dan angkutan khusus ini akan kita akan dorong menjadi sebuah Perda. Sehingga berkekuatan hukum yang tetap,” tegas Elby.

Selain itu, meski tidak melakukan penjagaan setiap harinya, kata Elby, pihaknya akan melakukan penindakan jika ada yang melanggar Perwal Nomor 3 Tahun 2012 itu.
“Kami harap larangan untuk mengemudikan kontainer di jalan dalam wilayah Kota Jayapura dengan aturan mulai jam 6 hingga jam 9 pagi dan jam 12 hingga jam 3 sore hendaknya dipatuhi para sopir kontainer,” jelasnya.

Pihak Dinas Perhubungan Kota Jayapura dalam waktu dekat dengan akan melakukan seminar dengan menghadirkan pakar transportasi untuk membedah sistem transportasi ideal dan tata transportasi untuk Kota Jayapura. (Jubi/Sindung)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  PERLU LANGKAH PROAKTIF ATASI KEMACETAN KOTA JAYAPURA