296 PRAJURIT TNI JADI GURU

share on:
Mayjen TNI Christian Zebua (Jubi/Aprila)
Mayjen TNI Christian Zebua (Jubi/Aprila)

Sentani, 16/2 (Jubi) – Sebanyak 296 prajurit Kodam XVII/Cenderawasih menerima sertifikat mengajar dari Dinas Pendidikan,  Pemuda dan olahraga (Dikpora) Papua untuk selanjutnya dapat digunakan membantu tugas guru di sekolah yaitu mengajar di kelas.

“Pendidikan keguruan ini akan ditambah porsinya selama sebulan lebih, dengan tujuan agar tenaga pendidik matang di lapangan,” ungkap Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Christian Zebua kepada wartawan di Lapangan Resimen Induk Daerah Militer XVII/Cenderawasih (Rindam), Sentani, Jayapura, Sabtu (15/2).

Selain tenaga guru ini, Pangdam XVII Cenderawasih juga akan mengerahkan sejumlah prajurit untuk ditempatkan pada bidang kesehatan, pertanian, perkebunan, perikanan dan keagamaan. Sertifikat itu diberikan kepada ratusan prajurit ini setelah melewati pelatihan selama tiga minggu dari Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan Universitas Cenderawasih (FKIP Uncen).

Sehubungan hal tersebut, Kepala Bidang Mutu Pendidikan Dikpora Provinsi Papua, Marthen Puisi mengatakan para prajurit ini akan sangat membantu proses belajar mengajar khususnya di pedalaman Papua.

“Provinsi Papua sangat terbantu dengan para prajurit ini yang secara sukarela menjadi guru. Semoga dengan bantuan para prajurit tersebut Indeks Pembangunan Manusia dapat meningkat,” kata penuh harap kepada wartawan usai penyerahan sertifikat pengajar kepada ratusan prajurit di Lapangan Rindam XVII/Cenderawasih, Sabtu (15/2).

Lanjut dia, kekurangan tenaga guru hampir terjadi di 29 kabupaten/kota di Papua. Biasanya para pengajar di pedalaman meninggalkan tempat tugas karena sarana transportasi yang terbatas dan minim fasilitas pendukung, diantarnya perumahan guru dan fasilitas lainnya,” ungkapnya. (Jubi/Aprila)

Editor : Oyos Saroso HN
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  296 PRAJURIT TNI JADI GURU