JELANG PILEG, PEMKOT JAYAPURA BATASI PEREDARAN MIRAS

share on:
ILUSTRASI MIRAS(IST)
ILUSTRASI MIRAS(IST)

Jayapura, 17/2 (Jubi) – Walikota Jayapura, Benhur Tommy Mano mengatakan pihaknya akan melakukan pembatasan peredaran  miras jelang pelaksanaan pemilihan legislatif (Pileg) pada 9 April mendatang.

Kita akan melakukan pembatasan penjualan jelang adanya pemilu legislatif ,” tegas Mano kepada tabloidjubi.com, di kantor Walikota Jayapura, Kota Jayapura, Papua, Senin, (17/2)

menurutnya, minuman keras selama ini menjadi sumber kekacauan dan keributan yang sering terjadi di wilayah itu yang cukup meresahkan masyarakat.

Rencananya, pemerintah kota akan melakukan pertemuan dengan para penjual miras untuk mendengar pendapat mereka, agar sama -sama turut mensukseskan agenda nasional tersebut.

Tapi saya juga akan mengusahakan mengumpulkan orang itu, kalo boleh mungkin satu hari atau lebih jangan jual dulu to berjualan, sehingga agenda nasional ini akan aman dan lancar,” lanjut Walikota yang orang asli Por t Numbay itu.

Selain itu, dirinya juga akan menyurati  PLN cabang  Jayapura, guna memastikan tidak adanya pemadaman listrik pada saat hari pemungutan suara nanti.


“Saya minta supaya listrik tidak padam, karena ini juga akan mengganggu pelaksanaan perhitungan suara,”ungkap Mano.

Sementara itu, salah satu penjual miras, yang tidak mau disebutkan namanya mengaku bahwa janganlah pemerintah menjadikan miras sebagai kambing hitam yang mengganggu pesta demokrasi.

Kalo memang udah niat bikin kacau atau ribut, ada atau tanpa miras sama saja, dan saya kira pembatasan akan menjadi percuma,” kata pria penjual miras itu. (Jubi/sindung)


Editor : Syam Terrajana
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  JELANG PILEG, PEMKOT  JAYAPURA BATASI PEREDARAN  MIRAS