PARA DUTA BUDAYA HARUS BISA GUGAH CALON WISATAWAN ASING BERKUNJUNG KE TOLIKARA

share on:
Ketua DPRD Tolikara saat berdiskusi dengan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tolikara
Ketua DPRD Tolikara saat berdiskusi dengan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tolikara

Jakarta,22/2(Jubi)—Duta-duta seni dan budaya asal Kabupaten Tolikara diminta memanfaatkan sisa waktu yang ada secara baik dengan berlatih dan mempersiapkan segala perlengkapan untuk pentas di ajang Internationale Tourismus Borse (ITB) Berlin, Maret mendatang.

“Kita akan tampil di tingkat internasional. Ini kesempatan emas sekaligus tantangan. Kalau kita berhasil dengan baik mempertontonkan seni dan budaya lokal di ajang internasional, maka peluang untuk mendatangkan wisatawan asing ke Kabupaten Tolikara akan terbuka lebar,” ungkap Ketua DPRD Kabupaten Tolikara, Dr. Nicodemus Kogoya kepada tabloidjubi.com, di Jakarta, Sabtu(22/2).

Menurut Kogoya, pentas seni internasional di Berlin itu dihadiri lebih dari 172.000 orang dari 180 negara dan kurang lebih 10.000 perusahaan. Makanya, kata Kogoya, pada duta seni Tolikara harus bisa menggugah hati wisatawan asing untuk datang ke Papua, terlebih khusus ke Kabupaten Tolikara.

“Sebab itu, seluruh anggota tim diminta  agar menjaga kesehatan, mengingat perbedaan iklim yang signifikan antara Indonesia dan Jerman selaku negara tujuan,” kata politikus yang sebelumnya berprofesi sebagai dokter itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tolikara, Adolf Iriwadan, SE,MSi mengaku segala keperluan untuk pementasan sudah rampung 75 persen. Sisanya akan dilengkapi sebelum tanggal keberangkatan.

“Ada beberapa bahan yang masih berada di Jayapura, nanti akan dikirim ke Jakarta. Selanjutnya dapat dicocokkan dengan materi pementasan. Jadi, sebelum berangkat, akan ada gladikotor untuk memastikan bahwa tim dari Tolikara sudah siap untuk tampil di ITB Berlin,”jelasnya.

Adolf berharap doa dan dukungan dari semua pihak, agar duta-duta dari Tolikara ini dapat diberi kesehatan dan kemampuan untuk mempersembahkan yang terbaik bagi tanah Papua, terlebih khusus untuk masyarakat di Kabupaten Tolikara di ajang Internasional ITB Berlin.( Albert/Jubi)

Editor : Oyos Saroso
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  PARA DUTA BUDAYA HARUS BISA GUGAH CALON WISATAWAN ASING BERKUNJUNG KE  TOLIKARA