ORANG MERAUKE REBUTAN JADI KETUA RT LANTARAN DANA SEGAR

share on:
Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT (Jubi/Frans Kobun)
Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT (Jubi/Frans Kobun)

Merauke, Jubi (27/2)- Adanya dana segar yang diberikan kepada masing-masing RT yang tersebar di setiap kelurahan, posisi dan atau jabatan Ketua RT di Kabupaten Merauke, menjadi rebutan banyak orang.

Bupati Merauke, Romanus Mbaraka mengatakan, pada  tahun 2012,  dana segar diberikan senilai  20 juta rupiah, lalu   naik lagi  jadi 30 juta rupiah pada 2013.

“Tahun 2014, sudah pasti naik lagi. Dana segar itu diberikan agar para Ketua RT dapat merangkul warganya  melakukan berbagai kegiatan apa saja, termasuk pembersihan lingkungan, pemasangan lampu jalan dan lain-lain,” ujarnya,  Kamis (27/2).

Jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, menurutnya masih banyak orang ,meremehkan  posisi  Ketua RT , jabatan itu lazim dikenal bekerja “padamu negeri” saja alias tanpa sokongan dana.

“Ya,  berangkat dari keluhan itu, maka saya menurunkan dana puluhan juta dalam dua tahun terakhir,” katanya.
.
Dia mengingatkan kepada para lurah bahwa perkembangan pembangunan kota semakin pesat dalam tiga tahun terakhir, pemukiman kian padat dan lahan kosong hampir tak ada lagi.

Dengan melihat kondisi itu, menurutnya masyarakat harus giat  bekerja. “Kita tidak bisa harus mengandalkan bantuan dan uluran tangan orang lain. Harus bangkit dan menghasilkan sesuatu demi menyambung hidup,” katanya.
Sementara itu, Kepala Distrik Merauke, Hasan Matdoan mengaku,  dana segar yang diturunkanitu  memberikan manfaat besar. Karena selama ini, hampir tidak ada perhatian terhadap keberadaan dari Ketua RT. Padahal, mereka adalah ujung tombak pembangunan. (Jubi/Frans L Kobun)

Editor : Syam Terrajana
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  ORANG MERAUKE REBUTAN JADI KETUA RT LANTARAN DANA SEGAR