TENAGA MEDIS DI PEDALAMAN MIMIKA PERLU TINGKATKAN KINERJANYA

share on:
Ilustrasi Tampak Tenaga Medis di RSUD Paniai (Jubi/Eveerth)
Ilustrasi Tampak Tenaga Medis di RSUD Paniai (Jubi/Eveerth)

Timika, 27/2 (Jubi) – Kepala Puskesmas (Kapus) Jita, Mimika Timur Jauh, Saulus Pokniangge mengatakan, masih banyak daerah terpencil atau pedalaman di Kabupaten Mimika, sehingga diharapkan para tenaga medis yang bertugas di daerah pedalaman untuk lebih meningkatkan kinerjanya.

“Para tenaga medis perlu melakukan pendekatan terhadap masyarakat, agar jika mereka sakit mau berobat di Puskesmas. Sebab, banyak masyarakat yang hidup di daerah terpencil, jika mereka sakit masih mempercayai hal-hal di luar medis,” kata Saulus. di Timika, Kamis (27/2).

Menurut Saulus, tiap pasien sifatnya berbeda sehingga penanganannya pun berbeda. “Jika teman-teman tenaga medis melakukan pendekatan, mereka bisa paham dan mengerti bagaimana cara menghadapi setiap keluhan pasein. Ketika pasien sakit, pastinya kondisi emosinya labil, sehingga perlu kesabaran menghadapinya,” ujarnya.

Saulus mengungkapkan keluhan penyakit yang dihadapi warga pedalaman di Papua mungkin tak jauh berbeda dengan daerah pedalaman lain, yaitu tak enak badan karena cuaca lingkungan sekitar.

“Jika memang ada penyakit yang tak bisa  kami tanggani, kami akan memberikan rujukan ke rumah sakit yang lebih besar dengan pelaralatan medis yang lengkap,” katanya.

Saulus menambahkan, untuk di Puskesmas Jita, saat ini tenaga medisnya sudah cukup. Antara lain ada 17 perawat, tiga orang. “Tapi dokternya hanya satu orang.Kalau bisa ditambah sehingga bisa menangani pasien secara bergantian,” ujarnya.

Guna menjawab permintaan masyarakat terkait pelayanan kesehatan di Kabupaten Mimika, pada tahun 2014 Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika menambah  40 tenaga medis, terdiri atas perawat dan bidan yang akan ditempatkan di Puskesmas di beberapa distrik.

“Memang untuk tenaga medis tahun 2014 ini, saya sudah usulkan dalam APBD, kebutuhan perawat, bidan maupun dokter Pegawai Tidak Tetap (PTT) sebanyak 40 orang. Usulan ini berdasarkan surat yang dikeluarkan dari Kementrian Kesehatan Pusat,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Ibrahim Iba,  di Timika, Papua, Kamis (27/2). (Jubi/Eveerth)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  TENAGA MEDIS DI PEDALAMAN MIMIKA PERLU TINGKATKAN KINERJANYA