INILAH ALASAN DUA KALI RAPAT BAMUS DPRP TERTUNDA

share on:
Wakil Ketua III DPR Papua, Yop Kogoya. (Jubi/Arjuna)
Wakil Ketua III DPR Papua, Yop Kogoya. (Jubi/Arjuna)

Jayapura, 3/3 (Jubi) – Agenda rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR Papua yang akan dilaksanakan, Senin (3/3) kembali tertunda. Ini kedua kalinya rapat yang mengagendakan pembahasan Pergantian Antar Waktu (PAW) salah satu anggota DPR Papua dari Partai Damai Sejahtera (PDS), Erwin Kbarek yang akan digantikan Oktovianus Tebay urung digelar.

Wakil Ketua (Waket) III, DPR Papua, Yop Kogoya mengatakan, hal serupa juga terjadi, Jumat (28/2). Ia berdalih rapat urung digelar lantaran sebagian anggota masih dalam masa reses ke daerah pemilihannya.

“Sebenarnya sesuai Tata Tertib (Tatib) DPR Papua, jika hingga pukul 16.00 WIT, rapat tak dimulai berarti ditunda. Ya ini karena sebagain anggota masih turun lapangan. Kami akan mengundang lagi anggota Bamus untuk ketiga kalinya,” kata Yop Kogoya, Senin (3/3).

Menurutnya, DPR Papua perlu segera menggelar rapat Bamus guna menindaklanjuti SK Kemendagri yang memerintahkan PAW Erwin Kbarek karena mulai April sampai Oktober mendatang tak ada lagi PAW.

“Kan aturannya, enam bulan sebelum masa jabatan anggota DPR berakhir tak boleh lagi ada PAW. Jabatan anggota DPR Papua kan berakhir Oktober, jadi batas terakhir PAW, bulan Maret ini,” ujarnya.

Hanya saja Yop enggan berkomentar ketika ditanya apakah ada pihak tertentu yang sengaja mengulur waktu proses PAW sehingga nantinya urung dilakukan.

“Saya kira-kira wartawan bisa menilai sendiri. Saya tidak mau komentari itu. Yang pasti sudah sesuai aturan, kami juga telah memberikan kesempatan kedapa Erwin untuk melakukan gugatan ke PTUN Jakarta, namun hingga kini PTUN belum memerintahkan menghentikan proses PAW,” katanya.

Sebelumnya, Ketua DPR Papua, Deerd Tabuni mengatakan, pihaknya tak mau berindak ceroboh melakukan PAW anggotanya karena yang bersangkutan menggugat SK Kemendagri itu ke PTUN Jakarta Pusat.

“Kami harus menghargai proses hukum yang dilakukan saudara Erwin Kbarek. Kalau Erwin menang di PTUN sementara penggantinya sudah dilantik dan akan dibekukan lagi, kan aneh. Untuk itu lebih baik proses PTUN berlangsung dulu dan kami menunggunya hasilnya,” kata Deerd kala itu. (Jubi/Arjuna) 

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  INILAH ALASAN DUA KALI RAPAT BAMUS DPRP TERTUNDA