DPRD DUKUNG PROMOSI WISATA TOLIKARA KE LUAR NEGERI

share on:

Ketua DPRD Kabupaten Tolikara bersama rombongan saat memasuki kawasan ITB Berlin(Albert/Jubi)
Ketua DPRD Kabupaten Tolikara dan Direktur Serepina Mice Organizer & Tourism Consultant, Mian Simanjuntak, bersama rombongan saat memasuki kawasan ITB Berlin (Albert/Jubi)

Berlin, 8/3 (Jubi ) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tolikara Demus Kogoya menilai, pemerintah Kabupaten Tolikara di bawah kepemimpinan Usman Wanimbo dan Amos Jikwa sangat luar biasa.

Usman Wanimbo dan Amos Jikwas dinilai mampu mengangkat budaya dan potensi pariwisata dari Kabnupaten Tolikara yang selama ini belum pernah dikenal, baik di kalangan orang Papua maupun orang Indonesia.

“Kami bangga, karena menjadi bagian dari tim Indonesia yang  mewakili Indonesia mempromosikan daerah kami dan Indonesia di dunia internasional. Budaya dan pariwisata ini kalau kita angkat dan mengurus dengan baik, akan menjadi sumber pendapatan asli daerah yang besar,” ungkap Demus kepada tabloidjubi.com di Berlin, Jerman, Jumat (7/3).

Demus juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Serepina Mice Organizer & Tourism Consultant yang dipimpin Mian Simanjuntak, yang dinilai bekerja sangat profesional sehingga dapat mengatur perjalanan tim ini dengan baik dan lancar.

“Semoga kerjasama ini dapat terus ditingkatkan guna memajukan dunia Pariwisata di Kabupaten Tolikara dan Papua pada umumnya,” kata Demus.

Menurut Demus, DPRD Tolikara sangat mendukung promosi ini baik lewat kebijakan-kebijakan strategis melalui peraturan daerah maupun dukungan keuangannya. Hal itu menurut Demus menbisa jadi sarana untuk mengurangi ketergantungan masyarakat kepada Pemerintah.

“Sehingga, harus didorong untuk even-even seperti ini, harus terus diikuti, terus mempromosikan daerah pada even internasional. Dengan begitu, suatu saat wisatawan asing akan datang ke Tolikara. Mereka akan melihat budaya, menikmati oksigen Tolikara, menikmati olahraga paralayang dan lain sebagainya,” kata Demus.

Demus jeuga mengatakan, dirinya yakin dengan adanya festival budaya dan paralayang di Kabupaten Tolikara, akan meransang pertumbuhan perhotelan dan penginapan lainnya di Kabupaten Tolikara. Jika itu terjadi maka pendapatan daerah Kabupaten Tolikara akan meningkat dengan sendirinya.

“Akan dibangun honai (rumah tradisional dari suku-suku di wilayah pegunungan tengah Papua) yang sehat untuk dapat dinikmati oleh para wisatawan yang datang ke Tolikara. Sehingga masyarakat bisa berdaya upaya untuk mengembangkan ekonomi mereka lewat pengembangan kepariwisataan,” jelas Demus.

Wakil Bupati Kabupaten Tolikara, Amos Jikwa mengatakan, keberadaan pemerintah Tolikara di Berlin, Jerman dalam rangka mempromosikan budaya dan potensi alam di bidang pariwisata, dan itu akan rangkai dalam suatu kegiatan besar, yakni Festival Budaya dan Festival Paralayang. Kegiatan ini merupakan bagian dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati utuk membangun Kabupaten Tolikara.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tolikara, Adolf Iriwadan menjelaskan, jika pemerintah Kabupaten Tolikara fokus pada pengembangan tiga objek wisata, yakni wisata alam, wisata budaya dan wisata religius. Perjalanan ke Jerman ini adalah promosi Kabupaten Tolikara yang pertama kali. Ia berharap, dengan keikutsertaan Kabupaten Tolikara di ITB Berlin, dapat membuka peluang bagi kunjungan wisatawan eropa dan wisatawan asing lainnya ke Kabupaten Tolikara.

Kunjungan ke ITB Berlin merupakan hal yang pertama kali dilakukan, sehingga promosi yang dilakukan belum begitu sempurna. Namun, ia optimis dengan kunjungan pertama ini yang membawa tim penari tradisional dapat meransang wisatawan Eropa untuk mengunjungi Tolikara. (Jubi/Albert)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  DPRD DUKUNG PROMOSI WISATA TOLIKARA KE LUAR NEGERI