DUA PEJABAT BARU DI PROVINSI PAPUA TERSANDUNG KASUS KORUPSI

share on:
Ilustrasi Korupsi. (Jubi/Doc)
Ilustrasi Korupsi. (Jubi/Doc)

Jayapura, 11/3 (Jubi) – Meski baru dilantik beberapa hari lalu, dua pejabat eselon II di lingkungan pemerintah daerah Provinsi Papua akan segera dipanggil Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua, keduanya tersandung kasus korupsi.

Pemanggilan atas keduanya, diduga kuat terkait  penyalahgunaan anggaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lanny Jaya sebesar Rp3 Miliar, 2011 lalu.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua, ES. Maruli Hutagalung mengatakan, Kejati Papua akan memanggil kedua pejabat yang berinisial DW dan JW pada Kamis (13/3) mendatang.

“Ini kasus lama dan sempat terhenti oleh kepala kejaksaan sebelumnya. Kala itu, DW menjabat sebagai Kepala Sekretariat KPU Lanny Jaya. Sedangkan JW sebagai penjabat Bupati Lanny Jaya,” kata Maruli ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (11/3).

Menurut Maruli, dalam kasus ini sudah ada lima orang yang ditetapkan sebagai tersangka pada April 2011 lalu termasuk DW dan JW.

Kejati Papua, akan segera menahan mereka dan melanjutkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Seharusnya kedua orang tersebut juga ditahan karena sudah ditetapkan sebagai tersangka. Tidak ada alasan lagi tak mengambil tindakan hukum,” ujarnya.

DW sendiri, saat akan dikonfirmasi wartawan belum bersedia memberikan keterangan. “Bapak belum siap menerima wartawan. Beliau belum mau berkomentar,” kata salah satu staf DW.

Sebelumnya, Kamis (6/3) malam, DW dan JW dilantik oleh Gubernur Papua untuk menduduki jabatan eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua. (Jubi/Arjuna)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  DUA PEJABAT BARU DI PROVINSI PAPUA TERSANDUNG KASUS KORUPSI