SEBANYAK 60 RIBU NIK DI KOTA JAYAPURA TERANCAM DIHAPUS

share on:
perekaman yang E-KTP dan NIK di salah satu distrik Kota Jayapura(jubi/sindung)
Perekaman yang E-KTP dan NIK di salah satu distrik Kota Jayapura (Jubi/Sindung)

Jayapura, 11/3 (Jubi) – Sebanyak 60 ribu Nomor Induk Kependudukan (NIK) terancam akan dihapus pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Jayapura. Penghapusan dilakukan karena NIK tersebut tidak ada pemiliknya.

“Tercatat di database kami sebanyak 491 ribu penduduk, tapi 60 ribu ini oranngnya tak ada dan hal ini masih kita cari di tahun 2014,” ungkap Kepala Dispendukcapil Kota Jayapura, Merlan Uloli kepada tabloidjubi.com, Selasa (11/3).

Menurut Merlan, masyarakat yang bermobilitas tinggi dan beraneka suku bangsa yang berbeda karakter menjadi salah satu penyebab belum kelarnya pendataan penduduk secara keseluruhan. “Kota Jayapura ini juga disebut miniaturnya Indonesia, itu yang menyulitkan kami,,” tegasnya.

Untuk menyelesaikan persoalan kependudukan di Kota Jayapura, kata Merlan, ke depan pihaknya akan membuat kelurahan tertib administrasi. “Sehingga akan menjadi percontohan kelurahan lainnya di Kota Jayapura,” katanya.

Ketua Komisi C DPRD Kota Jayapura, Didikus Rahamav,  mengemukakan bahwa pihak Dispendukcapil Kota Jayapura harus menemukan ke 60 ribu NIK di tahun 2014.

“Saya harap Dispendukcapil Kota Jayapura harus mencari yang belum punya NIK terus-menerus. Sebab, jika mereka tak menemukan, maka yang tak ada orangnya harus dihapus sehingga tidak ada nama ganda,” tegas Didikus melalui telepon selularnya, Selasa (11/3). (Jubi/Sindung)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  SEBANYAK 60 RIBU NIK DI KOTA JAYAPURA TERANCAM DIHAPUS