INILAH ALASANNYA TIMIKA SIAP JADI IBUKOTA PAPUA TENGAH

share on:
Susana aktivitas warga yang berkendaraan di Jalan Belibis Kota Timika, (Jubi/Eveerth)
Susana aktivitas warga yang berkendaraan di Jalan Belibis Kota Timika, (Jubi/Eveerth)

Timika, 12/3 (Jubi) – Sekretaris Tim Pemekaran Provinsi Papua Tengah (P3T) Hironimus Taime mengatakan, dari tiga daerah yang mengajukan diri menjadi ibukota Provinsi Papua Tengah, Timika dinilai sudah sangat siap  dan  layak jadi ibukota.

Menurut Hironimus, Timika dinilai memiliki keunggulan tersediri dengan daerah lainnya, serta merupakan titik pusat  jasa dan industri untuk wilayah pesisir dan wilayah pegunungan tengah di Papua.

“Jika bicara baik dari sejarahnya, baik dari kedudukan strateginya, baik dari kondisi geografisnya, Timika sangat layak, termasuk sisi perekonomian,” kata Hironimus kepada wartawan di Timika, Kabupaten Mimika, Rabu (12/3).

Dari sisi perekonomian di Timika, kata Hironimus, bisa dilihat dari sisi APBD. Sebab baru dalam 12 tahun saja, APBD-nya sudah Rp1,7 triliun. Sedangkan kabupaten induk sampai kota di seluruh Papua, belum sampai angka itu.

“Inikan potensi ekonominya luar biasa, apalagi kehadiran PT Freeport Indonesia yang nyata-nyata dari Timika, yang memberi makan kepada daerah dan kabupaten di seluruh Papua,” kata Hironimus.

Selain itu, lanjut Hironimus, Timika merupakan salah satu kota yang dibangun 100 persen dari tangan-tangan anak-anak asli Indonesia. Sehingga hal itu juga menjadi kebanggaan tersendiri, jika Timika dapat menjadi ibukota provinsi kedepannya.

“Dalam jangka 12 tahun pembangunan di Timika, sudah sangat maju dan pesat dibanding pembangunan di daerah lainnya,” jelas Hironimus.

Selain itu, kata Hironimus, letak Timika sangat strategis dimana Timika dapat melayani 12 kabupaten di sekitarnya. “Jadi Timika sebagai pusat perdagangan dari 12 kabupaten itu, dimana akses transportasi menuju 12 kabupaten itu pusatnya di Timika. Juga sebagai pusat memperoleh sembako dan bahan bangunan,” ungkapnya.

Disisi lain, beberapa wilayah perbatasan yang menjadi akses pelayanan yakni di wilayah timur terdapat Asmat, Mappi, Merauke dan Yahukimo. Sedangkan wilayah barat, ada Kaimana, Fakfak, Kepulauan Aru dan Tual.

“Tak hanya itu, untuk wilayah pegunungan tengah Papua, Timika melayani Kabupatem Intan Jaya, Kabupaten Puncak, Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Deyai dan Kabupaten Paniai. Ini dilihat dari banyaknya penerbangan perintis yang melayani wailayah-wilayah itu,” papar Hironimus.

Sebagai pusat tranportasi antara pedalaman di tanah Papua, kata Hironimus, Timika juga sangat strategis sebagai pusat pertahanan. “Timika berhadapan dengan Australia sebagai negara tetangga yang perlu juga untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Hironimus.

Selanjutnya, menurut Hironimus, Timika mempunyai keunggulan sejarah, sebab di daerah ini pernah diterbitkan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri Nomor 174 Tahun 1986. “Saat itu pembantu gubernur wilayah tiga berada di Mapurujaya, sebagai bagian dari Timika,” tuturnya.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika, Trifena M. Tinal, saat dikonfirmasi terkait dukungan terhadap Timika sebagai ibukota calon Provinsi Papua Tengah mengatakan, Timika sudah sangat siap menjadi ibukota provinsi, sebab semua persyaratan telah dipenuhi.

“Untuk persiapan, Timika sudah sangat siap. Tinggal mereka melihat dengan jernih untuk apa sebenarnya ibukota ini. Sebab untuk membangun Papua, jelas ibukotanya harus di Timika. Mengapa ibukota provinsi semua di utara? Itu kan tak bisa, sekali-kali di selatan,” katanya. (Jubi/Eveerth)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  INILAH ALASANNYA TIMIKA SIAP JADI IBUKOTA PAPUA TENGAH