WVI JAYAWIJAYA BUAT PROGRAM BAGI ANAK PUTUS SEKOLAH

share on:
Launching program Kampung Kehidupan dan Penghidupan. (Jubi/Islami)
Launching program Kampung Kehidupan dan Penghidupan. (Jubi/Islami)

Wamena, 14/3 (Jubi) – Guna menghimpun dan membina anak-anak putus sekolah di Kabupaten Jayawijaya, agar dapat berwirausaha, Wahana Visi Indonesia (WVI) Klaster Jayawijaya meluncurkan Program Kampung Kehidupan dan Penghidupan (Kahudapa) untuk angkatan III di Kantor WVI Jayawijaya, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Jumat (14/3).

Manajer WVI Kluster Jayawijaya, Andre C. Lumy kepada wartawan mengatakan, anak-anak yang dilibatkan berasal dari wilayah-wilayah terisolir baik dari Kabupaten Jayawijaya, Lanny Jaya maupun Kabupaten Tolikara.

Menurut Andre, untuk angkatan ketiga ini ada sekitar 20 anak yang dihimpun. Yang ada baru 10 orang, sementara 10 lagi akan dicari dari tiga kabupaten lainya.

“Program Kahudapa ini akan berlangsung selama lima bulan dengan pola asrama. Ada tiga pembelajaran pertama tahapan aku mau;  kedua aku mampu; dan ketiga aku maju,” ungkapnya kepada wartawan.

Selain itu, lanjut Andre, setelah lima bulan akan dilatih selanjutnya WVI juga melakukan pendampingan kepada setiap anak dalam bentuk berkunjung dan memfasiltasi mereka, kira-kira apa yang menjadi kendala,” ungkapnya.

Andre berharap, anak-anak yang akan dibimbing dan dibina ini dapat berkembang dan menemukan harapan. Pasalnya, sejauh ini banyak anak putus sekolah yang berpikir tak ada peluang untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik, tetapi dengan program WVI itu anak putus sekolah dapat menemukan harapan itu.

“Tujuan kami adalah ingin mengajak anak-anak putus sekolah bisa menjadi pengusaha-pengusaha muda di kemudian hari,” paparnya.

Dalam menjalankan program ini, WVI bekerja sama dengan kabupaten Lannya Jaya, Jayawijaya, baik dalam bentuk fasilitator khususnya Dinas Peternakan, juga bermitra dengan Yayasan Tangan Peduli, dan Oikonomos Papua.

Kepala Dinas Peternakan Jayawijaya, drh. I Made Putra mewakili pemerintah Kabupaten Jayawijaya mengapresiasi program WVI tersebut dalam mendorong anak putus sekolah itu untuk menjadi pengusah-pengusaha muda.

“Kami mendukung untuk pelaksanaan program ini. Namun dalam melaksanakanya dibutuhkan ketulusan walaupun banyak kesulitan yang dihadapi,” tandas I Made. (Jubi/Islami)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  WVI JAYAWIJAYA BUAT PROGRAM BAGI ANAK PUTUS SEKOLAH