ADA USULAN PILKADA PUTARAN KEDUA MIMIKA DIGELAR SETELAH PEMILU

share on:
Tiga spanduk penolakan hasil Pemilukada Mimika di depan gedung Eme Neme Yauware, Kota Timika, dipasang saat aksi damai di hari kedua,  pada Kamis (17/10) lalu . (Jubi/Eveerth)
Tiga spanduk penolakan hasil Pemilukada Mimika di depan gedung Eme Neme Yauware, Kota Timika, dipasang saat aksi damai di hari kedua, pada Kamis (17/10) lalu . (Jubi/Eveerth)

Timika, 14/3 (Jubi)  —  Tokoh masyarakat Amungme, Nerius Katagame, S.H.,  meminta KPU Mimika menggelar pilkada putaran kedua Kabupaten Mimika setelah agenda politik nasional, yakni Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden.

“Karena dalam pilkada putaran kedua terdapat kepentingan-kepentingan individu, sehingga pelaksanaannya selaludiulur. Saya mengusulkan putaran kedua yaitu setelah dua agenda nasional ini dilaksanakan, baru putaran dilaksanakan,” kata Nerius Katagame, di Timika, Jumat (14/3).

Tidak adanya kepastian anggaran untuk menggelar pilkada kedua, pelaksanaan pilkada putaran kedua Kabupaten Mimika sempat tertunda beberapa kali.

“Dari pada begini terus-begini terus, lebih baik ditunda hingga pileg dan pilpres. Ini kan model-model kerja KPU yang tidak melihat tahapan pemilu dengan baik,” kata dia.

Pelakasaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Mimika yang dijadwalkan dilangsungkan, 29 Maret mendatang terancam kembali batal digelar. Ketua KPU Mimika, Yohanes Kemong mengatakan, pihaknya sebenarnya ingin Pilkada setempat dilaksanakan sesuai jadwal, namun hingga kini belum ada kejelasan dana Pilkada putaran kedua.

“Kalau tidak ada dana bagaimana kami mau tender logistic. Untuk itu harapan kami jika ada anggaran maka tahapan sudah laksanakan. Namum komisioner sudah dua kali tipu. Mereka katakan, tanggal 25 Januari dan 25 Februari dan sekarang 29 Maret,  kami akan laksanakan karena ada kewenagan penuh,” kata Yohanes Kemong, Selasa (11/3).

Menurutnya, dalam rapat Muspida, KPU tidak ada kesepatakan untuk membatalkan Pilkada. KPU tidak mempunyai dasar membatalkan itu tahapan karena UU mengatakan Pemilukada itu dapat di batalkan jika mempunyai unsure misalnya gangguan keamanan, bencana alam, dan kesediaan anggaran dan unsure itu tidak ada sehingga tidak ada alasan untuk pembatalan peleksaan itu. (Jubi/Eveerth)

Tags:
Editor : Oyos Saroso HN
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  ADA USULAN PILKADA PUTARAN KEDUA MIMIKA DIGELAR SETELAH PEMILU