KASUS PHK KONTRAKTOR FREEPORT DILAPORKAN KE DINSOSNAKERTRANS

share on:
Aktivitas karyawan PT. Freeport di Terminal Gorong-Gorong Timika (Jubi/Eveerth)
Aktivitas karyawan PT. Freeport di Terminal Gorong-Gorong Timika (Jubi/Eveerth)

Timika, 20/3 (Jubi) – PUK SPSI PT. Inamco melaporkan kepada Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Mimika menyangkut pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan PT. Inamco yang sudah mencapai 200 lebih karyawan.

“Kedatangkan kami bersama PC SPKEP SPSI untuk menindaklanjuti tetang pernyataan Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Mimika terkait pernyataan bahwa sampai sekarang ini dari pihak Dinsosnakertrans belum mendapat laporan tentang pengurangan karyaawan. Kami selaku korban PHK mendatangi langsung Kantor Dinsosnakertrans dan melaporkan bahwa PHK itu memang sudah terjadi di perusahaan,” ungkap Ketua PUK SPSI PT. Inamco, Samuel George Awom di Timika, Kabupaten Mimika, Kamis (20/3).

Samuel mengatakan, sebagai Ketua PUK PT Inamco dirinya sangat menyayangkan PHK ini harus terjadi. Sebab PHK terhadap rekan-rekannya dari pihak perusahaan tak berkoordinasi kepada pihak PUK SPSI .

“Tak mengkoordinasikan, baik dari manajemen PT FI, manajemen Kontrak Group, dan managemen user Departemen Mile 74, sedangkan kami juga merupakan mitra kerja ” nilainya.

Awom juga mengatakan, perusaahan boleh melakukan efesiensi, tetapi harus melihat sisi kiri dan sisi kanannya terkait dampak yang akan dialami oleh pekerja.

“Kami selama ini sebagai suport untuk manajemen Kami berkontribusi yang besar terhadap perusahaan. Yang sangat disayangkan bahwa banyak dari teman-teman kami yang sudah bekerja selama 7 tahun, namun nasib mereka tak pernah diperhatikan pihak PT Inamco. Rekan-rekan sampai saat ini status perkerjaanya masih bertatus kontrak bukan permanen,” jelas Awom.

Sekretaris PC SPKEP SPSI Kabupaten Mimika, Maskat Kaliki mengatakan, pihaknya mendampingi rekan-rekan PUK SPSI PT Inamco untuk mendatangi Kantor Disnakertrans, guna untuk menyampaikan PHK yang dialami rekan-rekan pekerja.

“Kami merasa berkewajiban mendampinggi teman-teman dari PUK SPSI PT Inamco untuk datang ke Dinsosnakertrans untuk melaporakan bahwa 200 lebih pekerja sudah di PHK oleh PT Inamco Varisa Jasa. Untuk itu kami dari PC SPKEP SPSI sebanyak empat orang yang mendampingi dan dari pihak PUK SPSI PT. Inamco sebanyak tiga orang,” ujar Maskat.

Setelah mendapat laporan dari PUK SPSI PT Inamco, Dinsosnakertrans dalam hal ini Kepala Bidang Hubungan Indutrial dan Tenaga Kerja, Sri Wahyuni Ekaputri angkat bicara, pihaknya akan mempertemukan kedua belah pihak dimana PT FI sebagai pemberi pekerjaan dan PT Inamco Varisa Jasa sebagai perusahaan penyedia jasa atau sebagai perusahaan pemborongan.

“Kami akan mempetemukan kedua belah pihak dan kami akan melayangkan surat pengilan kepada PT FI agar secepatnya meberikan data-data yang akurat kepada kami,” kata Sri.

Sri juga mengatakan, Dinsosnakertrans sudah pernah melayangkan surat pangilan pertama untuk pihak PT FI pada tanggal (7/3), untuk datang ke dinas memberikan data-data menyangkut ketidaklanjutan kontrak pekerja terhadap perusahaan.

“Kami sudah memanggil PT FI untuk datang  meberikan laporan ttg jumlah tenaga kerja yang sudah tidak dilanjutkannya hubungan kerja, dikarenakan memang terhentinya pekerjaan tersebut,” ungkapnya.

Ia mengatakan pada pertemuan pertama dari PT FI belum menyampaikan data-data yang diinginkan oleh  Dinsosnakertrans, maka dinas meberikan waktu kepada PT FI sampai pada tanggal (14/3) namun saat ini PT FI pun belum juga melaporkan data-data tersebut.

“Karena sampai saat ini belum juga dari PT FI datang melaporkan hal itu maka kami dari dinas akan memberikan surat panggilan kedua kepada pihak PT FI dan kami minta dengan tegas untuk segera PT FI laporkan data-data tersebut,  karena sebagai pihak pemerintah juga perlu tahu hal itu,” tegasnya.

Menuurut Sri, laporan PHK yang diterimanya dari PUK SPSI PT Inamco merupakan laporan pertama yang ia terima, karena selama ini pihaknya memang belum mendapat laporan dari pihak perusahaan terkait PHK yang dialami para pekerja. “Saya berjanji untuk segera mempertemukan kedua belah pihak untuk ditindaklanjuti,” katanya. (Jubi/Eveerth)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  KASUS PHK KONTRAKTOR FREEPORT DILAPORKAN KE DINSOSNAKERTRANS