Klarifikasi berita Jubi – KECEWA DICUEKIN, MAHASISWA FAKFAK BAKAR BANTUAN PEMDA

share on:

Dasar Rujukan

1.Hasil Laporan Dinas Inspektorat oleh media (Jubi) tertanggal 11 Maret pukul 17:07:46 WP. Kami dari pihak yang merasa dirugikan memohon untuk ada klarifikasi proses pemberitaannya dikarenakan ada beberapa faktor yang  menjadi kejanggalan yang mengakibatkan ketidakseimbangan berita tersebut dengan persoalan yang sebenarnya yaitu:

a. Berdasarkan hasil pengecekan oleh Bawasda(Inspektorat) bahwa pengadaan barang yang selanjutnya disebut sebagai inventaris asrama. Itu benar-benar miliki Asrama Mahasiswa Fakfak, di jln Kesehatan I No.13 dan Asrama Mahasiswi Jln Gelanggang Expo Waena dan tidak dicantumkan. Mess Pemda Fakfak karena statusnya bukan sebagai asrama tetapi mess.

b.Mess Pemda Fakfak dibangun untuk mahasiswa, namun belakangan ini sudah ditempati oleh mahasiswa/i yang berasal dari Fakfak.

c.Setelah pengadaan barang pada Februari dengan jumlah kontainer tiga setengah kontainer dibongkar di pelabuhan Jayapura pihak BEA (Badan Eksekutif Asrama) mengambil inisiatif untuk melakukan pertemuan dengan koordinator untuk melakukan pertemuan dengan koordinator Mess Pemda Fakfak, Badan Pengurus Asrama Putri(BPA) di ruang kerjanya BEA Asrama Putra muncul suatu kesepakatan bahwa proses pembangian barang harus melibatkan pemerintah daerah. Namun beberapa rekan-rekan mahasiswa yang berada di Mess Pemda lebih dahulu melanggar kesepakatan itu dengan melakukan tindakan perusahaan di Asrama Putri. Namun karena merasa tidak puas dengan teman mahasiswa yang berada di Mess Pemda Fakfak melakukan penyerangan berikut ke Asrama Mahasiswa Jl Kesehatan I, Kampung Tiba-tiba.

Namun emosional mereka belum berakhir pada waktu yang bersamaan teman-teman Mess Pemda Fakfak langsung menuju ke asrama putri jl Gelanggang Expo dan membakar satu unit sova, satu unit komputer,satu unit tv dan meja belajar yang dianggap sebagai suatu aspirasi terhadap pemerintah daerah Fakfak.

Akibat dari pengrusakan tersebut kami dari pihak asrama mahasiswa/i sebagai korban mengalami kerugian diantaranya.

Terbakarnya ijazah asli Sekolah Menengah Pertama.
Kerusakan pintu pagar
TV
Komputer
Sova

Dan gangguan mental akibat penyerangan tersebut khususnya asrama putri. Dan untuk sementara pihak berwenang telah mengamankan barang bukti. Nama-nama pelaku pengrusakan, karena menurut pandangan kami meskipun itu bagian dari aspirasi namun penyalurannya tidak pada tempatnya.

Kami juga telah menghubung bapak Sekda Fakfak, namun kami anggap bapa tidak melihat persoalan yang sesungguhnya.

Badan Eksekutif Asrama (BEA) Mahasiswa Fakfak di Jayapura

Periode 2014-2015

Asrama Putra Fakfak :

Ferdi dan Fransiskus

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Klarifikasi berita Jubi – KECEWA DICUEKIN, MAHASISWA FAKFAK BAKAR BANTUAN PEMDA