PUNGLI KEMBALI TERJADI DI PASAR YOUTEFA ABEPURA

share on:
Sidak Walikota Jayapura beberapa waktu yang lalu(Jubi/sindung)
Sidak Walikota Jayapura beberapa waktu yang lalu(Jubi/sindung)

Jayapura, 25/3 (Jubi) – Setelah Walikota Jayapura mensinyalir adanya pungli  di Pasar Youtefa, Ketua Perhimpunan Pedagang Pasar Youtefa, Thamrin mengakui sudah mengajukan komplain terkait adanya pungutan liar yang dibebankan kepada para pendorong gerobak sebesar Rp5.000 per hari.

“Ini yang akan kami  tanyakan kepada Pemkoy. apakah pungutan itu  ada Perdanya atau tidak,” ujar Thamrin melalui telepon selularnya, Selasa (25/3).

Thamrin mengaku ia juga telah menyurati pihak-pihak terkait seperti DPRD Kota Jayapura dan Pemerintah Kota Jayapura untuk mengadukan adanya pungutan.

“Pungutan itu sangat memberatkan bagi kami. Jika pun ada uangnya, dikemanakan? Ini menjadi pertanyaan besar,” ujarnya mewakili puluhan pendorong gerobak yang mengadu.

Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Kota Jayapura, Rustan Sarru, mengatakan pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap beberapa pemangku kepentingan (stakeholder )untuk mencari klarifikasi atas hal itu.

“Benar kami juga telah menerima pengaduan masyarakat pedagang dan segera kami tindak lanjuti atas keluhan warga tersebut,” tegas Rustan yang juga caleg DPRP Dapil I.

Terkait adanya pungutan kepada pendorong gerobak, Rustan  menegaskan hingga kini tak ada Perda yang mengatur pungutan untuk pendorong gerobak.

“Pegawai pasar harusnya menjadi pemberdayaan pengawasan terstruktur, sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi poin utama. Komisi B DPRD Kota Jayapura akan bertindak memanggil pihak terkait,” tegas Rustan. (Jubi/Sindung)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  PUNGLI KEMBALI TERJADI DI PASAR YOUTEFA ABEPURA