SISTEM NOKEN PEMILU AKAN DIPUTUSKAN MK PEKAN MENDATANG

share on:
Ketua KPU Papua, Adam Arisoy (Jubi/Indrayadi TH)
Ketua KPU Papua, Adam Arisoy (Jubi/Indrayadi TH)

Jayapura, 30/3 (Jubi) – Sidang perdana MK (Mahkamah Konstitusi) Selasa (1/4) untuk membahas sistem Noken pada Pemilu Legislatif (Pileg) 9 April dan sidang putusan MK, Sabtu (5/4) mendatang akan dihadiri langsung saksi dari KPU Papua.

Ketua KPU Papua, Adam Arisoy menegaskan kembali bahwa sistem noken hingga saat ini belum ada regulasinya. Hal ini membuat dirinya bersama rekan-rekan KPU Papua berupaya ke MK untuk mencari dalil hukum sistem noken.  Selasa (1/4) sidang perdana soal Noken akan berlangsung di MK.

“Hari sabtu (5/4) saat sidang putusan, kami KPU Papua dipanggil MK sebagai saksi, karena regulasinya kami yang buat,” kata Arisoy saat ditemui tabloidjubi.com disela-sela aktifitasnya tadi malam, Sabtu (29/3).

Draft Peraturan KPU yang diusulkan KPU Pusat kepada KPU Papua, lanjut Arisoy, telah diselesaikan oleh KPU Papua.

“Tapi, mungkin PKPU Nomor 26, 27 dan 29 usulan KPU Papua tentang sistem penggunaan Noken di Pegunungan Tengah itu tidak terakomodir,” ujar Arisoy.

Menurut Arisoy, jika nantinya sistem penggunaan noken di Pegunungan Tengah sudah ada putusan hukumnya, sudah tidak ada masalah lagi.

“Upaya yang dilakukan KPU Papua, kami mengusulkan kepada KPU Kab/Kota adanya kebebasan memilih yaitu One Man, One Vote,” tutur Arisoy.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Papua, Robert Horik mengatakan, satu orang satu suara saja, belum bisa dilakukan di Papua dalam Pemilu kali ini. Pasti ada daerah yang tidak melaksanakan itu.

“Misalnya di wilayah Pegunungan, karena di sana budayanya masih kental. Seorang kepala suku masih sangat dihormati. Jika kepala suku itu sudah berbicara apapun itu akan dipatuhi masyarakat. Jadi tidak bisa dipaksakan. Bagi saya, 9 April belum bisa satu orang satu suara. Pasti sistem noken tetap ada,” kata Robert Horik, Kamis (6/3).

Menurutnya, jika memang sistem noken tak diperbolehkan pada Pemilu mendatang, maka pihak penyelenggara harus konsisten. “Kami ingin agar aturan itu dilakukan secara konsisten, karena Bawaslu adalah pengawal semua tahapan dan juga pihak penyelenggara terutama KPU,” ujarnya. (Jubi/Indrayadi TH)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  SISTEM NOKEN PEMILU AKAN DIPUTUSKAN MK PEKAN MENDATANG