ANAK EMPAT ATAU LIMA TAK MASALAH, YANG PENTING ATUR JARAK

share on:
Nerius Auparay ( Foto : Albert / Jubi )
Nerius Auparay ( Foto : Albert / Jubi )

Jayapura, 8/4 ( Jubi ) – Slogan dua anak cukup, nampaknya bukan lagi menjadi gaung kampanye program Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional ( BKKBN ) Perwakilan Provinsi Papua. Sebab tak akan sesuai dengan program pemerintah Provinsi Papua yang menghendaki sebuah pasangan keluarga asli Papua harus memiliki banyak anak.

“Program Keluarga Berencana (KB) di Papua bukan membatasi jumlah kelahiran, tapi mengatur jarak kelahiran. Kita di Papua, silakan saja berapapun anak yang dilahirkan seorang ibu. Tapi yang kami sarankan, mengatur jarak kelahirannya. Jadi anak mau empat atau lima tidak masalah, yang penting jarak kelahiran diatur,” kata Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Papua, Nerius Auparay kepada tabloidjubi.com, di Sasana Krida Kantor Gubernur Papua, Selasa (8/4) .

Kata Nerius, jika pernyataan Gubernur Papua beberapa waktu lalu, tidak saja mendukung seorang Ibu orang asli Papua untuk melahirkan banyak anak, tetapi dalam pernyataan itu, Gubernur Papua juga memberikan jarak kelahiran 1000 hari, dan hal itu menurutnya sudah sesuai dengan program BKKBN.

“1000 hari kalau kita hitung-hitung hampir 3 tahun. Nah itu kalau dikaitkan dengan program Kependudukan dan Keluarga Berencana sangat cocok, karena dalam program BKKBN, setelah ibu melahirkan harus tunggu 2-3 tahun baru melahirkan lagi,” tandas Nerius.

Dengan mengatur jarak kelahiran antara 2-3 tahun,tambah Nerius, dapat menekan angka kelahiran ibu dan anak di Papua yang masih tinggi. Jadi program ini merupakan salah satu cara untuk mengurangi kematian ibu dan balita, disamping dapat merencanakan kesejahteraan keluarganya.

Gubernur Papua, Lukas Enembe menyatakan bahwa dirinya mendukung pasangan keluarga orang asli Papua untuk melahirkan anak sebanyak-banyaknya, mengingat orang Papua masih sedikit. Namun dengan catatan, jarak kelahiran antara anak yang satu dengan yang berikutnya harus dihitung 1000 hari atau setelah 3 tahun.(Albert/Jubi)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  ANAK EMPAT ATAU LIMA TAK MASALAH, YANG PENTING ATUR JARAK