BUSUP: BUPATI TAK PANTAS SEBUT KPUD YAHUKIMO TERBURUK SE-INDONESIA

share on:
Anggota DPR Papua Asal Yahukimo, Sinut Busup. (Jubi/Arjuna)
Anggota DPR Papua Asal Yahukimo, Sinut Busup. (Jubi/Arjuna)

Jayapura, 30/4 (Jubi) – Pernyataan Bupati Yahukimo, Papua, Ones Pahabol yang menyebut kinerja KPUD setempat adalah yang terburuk se-Indonesia direspon anggota DPR Papua dari Yahukimo, Sinut Busup.

Ia menilai, pernyataan orang nomor satu di Kabupaten Yahukimo itu keliru. Menurutnya, tak sepantasnya seorang bupati mengeluarkan pernyataan seperti itu karena bupati juga punya andil dalam sukses tidaknya pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) di daearah.

“Lalu siapa yang salah? Apakah pimpinan Partai Politik di sana, masyarakat atau KPU. Saya tidak terima kalau bupati menyebut KPU Yahukimo yang terburuk di Indonesia. Tak sepantasnya kepala daerah bicara seperti itu. Harusnya dia memberi pembinaan politik yang baik,” kata Sinut, Rabu (30/4).

Kata Sinut, distribusi logistik Pemilu di Yahukimo terlambat karena anggaran telat dicairkan. KPUD setempat selalu beralasan anggaran belum ada. Apalagi wilayah itu sulit dijangkau.

“Jadi siapa yang salah. Apakah Pemda Yahukimo, KPUD atau KPU Provinsi Papua. Ketika logistik tiba di Yahukimo lalu, Panitia Penyelenggara Distrik (PPD) langsung membawa logistik dan memberikannya ke Calon Legislatif (Caleg) tertentu. Ini yang jadiu masalah. Anggota PPD penyebab semua ini. Mereka jual beli hak suara,” ujarnya.

Jika saja Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang menilai kinerja KPUD Yahukimo buruk lanjut Sinut, hal itu wajar. Namun jika yang melontarkan pernyataan itu adalah bupati, sangat tidak pantas.

“Jadi bupati harus minta maaf jangan sampai pernyataan itu jadi polemik di masyarakat. Kalau bupati menilai kinerja KPU Yahukimoi buruk, diakan punya andil dalam pelaksanaan Pemilu di sana,” katanya.

Sebelumnya Bupati Yahukimo, Ones Pahabol mengatakan, kinerja KPUD Yahukimo merupakan yang terburuk di Indonesia.

“Ada beberapa indikator yang bisa jadi acuan yaitu mulai dari proses distribusi logostik, hingga penghitungan suara. Bahkan diduga terjadi manipulasi suara yang merugikan beberapa Parpol dan Caleg. Ini permainan yang luar biasa yang berakibat terjadi konflik,” kata Ones, tempo lalu. (Jubi/Arjuna)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  BUSUP: BUPATI TAK PANTAS SEBUT KPUD YAHUKIMO TERBURUK SE-INDONESIA