WALIKOTA AKUI BELUM PUAS MUTU PENDIDIKAN DI KOTA JAYAPURA

share on:
Upacara Hardiknas Kota Jayapura(Jubi/sindung)
Upacara Hardiknas Kota Jayapura(Jubi/sindung)

Jayapura, 2/5 (Jubi) – Walikota Jayapura, Benhur Tommy Mano, mengaku belum puas dengan mutu pendidikan di Kota Jayapura. Terutama adalah karena para guru di Jayapura yang dinilai Walikota belum menunjukkan inovasi untuk meningkatkan mutu siswanya.

“Untuk prestasi sekolah di Kota Jayapura, saya merasa belum puas. Bukan hanya jika dilihat dari tingkat kelulusannya tetapi mutu secara umum saya  belum puas,” tegas Mano usai upacara Hardiknas kepada tabloidjubi.com, di Kantor Walikota Jayapura, Kamis (2/5) pagi tadi.

Menurut Mano, guru-guru harus menunjukkan inovasi-inovasi baru seperti yang dilakukan di SMK yang ada. Mereka bukan mengejar tingkat kelulusan, tetapi ada produk-produk baru  yang dihasilkan para SMK di Kota Jayapura,” kata Mano.

Diakui Mano, dengan adanya inovasi baru, SMK Kota Jayapura bisa mengurangi angka pengangguran, karena siswa-siswa sudah siap dipakai di birokrasi dan perusahan-perusahan besar yang ada di Papua.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura Robert Betaubun mengungkapkan untuk mengbah peradaban butuh proses dan proses itu sementara dilakukan dan pada waktu yang tepat perubahan peradaban itu akan muncul dengan sendirinya.

Diakui SMK di Papua merupakan ikon untuk mempersiapkan tenaga kerja di pasar, untuk itu pihaknya bekerjasama dengan agen-agen industri di Papua untuk sama-sama merekayasa kurikulumnya.

“Seperti Honda harus memiliki kurikulum yang bisa bekerjasama dengan SMK, sehingga  ketika siswa  tamat bisa menciptakan lapangan kerja sendiri tanpa harus menjadi PNS. Inovasi yang diharapkan harus dibarengi dengan dukungan sarana penunjang,” katanya. (Jubi/Sindung)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  WALIKOTA AKUI BELUM PUAS MUTU PENDIDIKAN DI KOTA JAYAPURA