KOMISI D DPR PAPUA MINTA PU SERIUS BENAHI DRAINASE DI KOTA JAYAPURA

share on:
Ketua Komisi D DPR Papua, Yan Permenas Mandenas. (Jubi/Arjuna)
Ketua Komisi D DPR Papua, Yan Permenas Mandenas. (Jubi/Arjuna)

Jayapura, 5/5 (Jubi) – Ketua Komisi D DPR Papua yang membidangi infrastruktur, Yan Permenas Mandenas meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU) Papua dan Balai Sungai segera merealisasikan pengerjaan renovasi dranaise (Saluran air) pada beberapa titik yang ada di Kota Jayapura, untuk mencegah terjadinya banjir setiap hujan turun.

Mandenas mengatakan, pihaknya telah menerima surat Gubernur Papua, 23 April lalu yang isinya meminta persetujuan DPR Papua memberikan ijin prinsip pelaksanaan mendahului penetapan APBD Papua Tahun Anggaran 2014 untuk kegiatan perbaikan jalan dan pembangunanan jembatan Na Moya (Kali Mati) di APO, Kota Jayapura.

Sebenarnya surat ini ingin kami persulit karena tidak dilampirkan dengan perencanaan. Tapi karena ini mendesak akhirnya kami setujui. Makanya kami minta Balai Sungai segera mengerjakan normalisasi sungai di APO, karena kami juga sudah menyetujui pemindahan dana dari pos lain sebesar Rp800 juta untuk normalisasi sungai itu,” kata Yan, Senin (5/5) petang.

Selain itu menurutnya, Komisi D DPR Papua juga telah menyetujui pemindahan anggaran di Dinas PU Papua sebesar Rp. 15 miliar untuk pembenahan drainase di beberapa titik serta jembatan Na Moya, Kota Jayapura.

Itu kami sudah setujui. Tapi PU meminta kami mengeluarkan surat penunjukkan langsung untuk rekanan. Tapi kami belum keluarkan karena Rancangan Anggaran Pelaksanaan (RAP) belum diserahkan ke kami,” ujarnya.

Kata Yan, yang terpenting Dinas PU Papua memperbaiki drainase semaksimal mungkin agar ketika turun hujan, air bisa mengalir lancar.

Tim Sumber Daya Alam dari Balai Sungai sudah survey. Kami minta ada langkah cepat PU Papua untuk menyelesaikan pekerjaan jalan dan drainase. Inikan sudah hampir satu minggu dibicarakan, jadi tinggal sejauh mana pelaksanaannya,” katanya.

Sebelumnya, Walikota Jayapura, Benhur Tommy Mano mengatakan, guna mengatasi banjir di Kota Jayapura, pemerintah setempat akan menertibkan bangunan liar di wilayah itu terutama yang ada di bantaran sungai, di bukit serta yang ada di atas saluran air.

Selain menertibkan bangunan liar tersebut, Pemkot Jayapura juga akan menertibkan bangunan yang memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) namun tak sesuai aturan. Ada bangunan yang memiliki IMB, tapi didirikan tak sesuai aturan atau lokasi yang ditentukan. Ini juga perlu ditertibkan. Ini luka lama yang baru akan diobati,” kata Tommy pekan lalu. (Jubi/Arjuna) 

 

Editor : Syam Terrajana
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  KOMISI D DPR PAPUA MINTA PU SERIUS BENAHI DRAINASE DI KOTA JAYAPURA