SAKIT-SAKITAN, PENASEHAT HUKUM AJUKAN PENANGGUHAN BUPATI MAYBRAT

share on:
Ilsutrasi Korupsi. (IST)
Ilsutrasi Korupsi. (IST)

Jayapura, 12/5 (Jubi) – Petrus Ohoitimur, Penasehat Hukum (PH) tersangka korupsi Bupati Maybrat, Papua Barat Bernard Sagrim, menyatakan akan mengajukan penangguhan penahanan ke Kejaksaan Negeri Sorong, Papua Barat agar kliennya menjadi tahanan kota.

“Iya rencananya begitu. Penangguhan penahanan akan kami ajukan lewat Kejasaan Tinggi (Kejati) Papua karena kondisi kesehatan klien kami kurang baik. Penyakit klien kami kambuh lagi,” kata Petrus Ohoitimur via selelurnya kepada wartawan, Senin (12/5).

Ohoitimur membantah adanya dugaan kliennya sakit akibat gangguan psikologis karena proses hukum yang kini sedang dijalaninya.

“Itu tidak benar, karena sesuai hasil pemeriksaan dokter Polri di RS.Bhayangkara Polda Papua, klien kami tidak mengalami gangguan kesehatan karena tekanan psikologis, tapi murni karena penyakit,” ujarnya.

Dari informasi yang dihimpun tabloidjubi.com, berkas tahap II tersangka Bernard Sagrim telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua. Yang bersangkutan kini berstatus tahanan jaksa dan rencananya akan dititipkan sementara di tahan Polda Papua sambil menunggu proses Persidangan di Pengadilan Tipikor Manokwari, Papua Barat.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Papua, Obed Ansanay ketika dikonfirmasi tabloidjubi.com via selelurnya mengatakan, belum tahu pasti sejauh mana proses kasus tersangka Bernard Sagrim.

“Saya belum tahu pasti sejauh mana perkembangannya kasusnya karena saya baru tiba dari Sorong. Saya juga kurang tahu apakah tersangka akan dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Papua atau di LP Abepura,” kata Obed Ansanay. (Jubi/Arjuna)

Editor : Syam Terrajana
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  SAKIT-SAKITAN, PENASEHAT HUKUM  AJUKAN PENANGGUHAN  BUPATI MAYBRAT