DPR PAPUA BERUSAHA SEGERA RAMPUNGKAN PERDASUS KURSI OTSUS

share on:
Sekretrais Komisi A DPR Papua, Julius Miagoni. (Jubi/Arjuna)
Sekretrais Komisi A DPR Papua, Julius Miagoni. (Jubi/Arjuna)

Jayapura, 20/5 (Jubi) – Sekretaris Komisi A DPR Papua bidang pemerintahan, Julius Miagoni menyatakan, pihaknya akan berusaha merampungkan Rancangan Peraturan Daerah Khusus (Raperdasus) pengangkatan 14 kursi untuk orang asli Papua di DPR Papua atau kursi Otonomi Khusus (Otsus).

“Kami akan berusaha agar Raperdasus ini bisa semaksimal mungkin dan segera disahkan jadi Perdasus agar pelantikan perwakilan 14 kursi itu bisa dilakukan bersamaan dengan anggota DPR Papua terpilih,” kata Julius Miagoni kepada tabloidjubi.com, Selasa (20/5).

Namun menurutnya, jika pelantikan anggota DPR Papua terpilih telah tiba waktunya dan Raperdasus itu belum juga disahkan menjadi Perdasus, pelantikan keterwakilan 14 kursi akan dilakukan tersendiri.

“Waktunya sudah semakin mepet, tapi Raperdasus itu belum disahkan. Keputusan-keputusan politik dengan eksekutif belum ada. Belum lagi penentuan wilayah, penyelenggara, pengangkatan penyelenggara ini semua belum ada. Inilah yang akan segera kami bahas,” ujarnya.

Kata Julius, pekan lalu Komisi A DPR Papua melakukan pertemuan dengan pihak Pemerintah Papua yang dihadiri Assisten III Provinsi Papua, Kapala Biro Hukum, Kesatuan Bangsa dan Politik, Kapala Biro Tata Pemerintahan. Pertemuan itu menurutnya,  membahas tentang kesiapan pengangkatan 14 kursi anggota DPR Papua.

“Itu lanjutan pertemuan kami tahun lalu. Kala itu kami sepakat pengangkatan 14 kursi harus seperti  dengan pengangkatan anggota Majelis Rakyat Papua. Kami bicara ditataran pengambilan kebijakan politis, bukan membahas Perdasusnya,” katanya.

Hanya saja lanjut Julius, masih ada beberapa perbedaan pandangan. DPR Papua beranggapan ada tujuh wilayah adat, sementara versi eksekutif hanya lima. “Itu nantinya akan kami dibahas dalam pertemuan lanjutan bersama Gubernur Papua dan MRP,” ujar Julius.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan Christian Warinussy mengatakan, kini harapan orang asli Papua ada pada kursi Otsus.

“Dalam konteks penyelenggaraan seleksi bagi calon anggota untuk kursi  Otsus itu, saya menilai perlu kajian yang baik dan penuh ketelitian, serta hati-hati dan tetap memprioritaskan OAP yang benar-benar berkualitas,” kata Yan Christian Warinussy. (Jubi/Arjuna)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  DPR PAPUA BERUSAHA SEGERA RAMPUNGKAN PERDASUS KURSI OTSUS