CALEG DEMOKRAT TERPILIH, DIDUGA BERSTATUS POLISI KEHUTANAN

share on:
Mozez Kallem(ist)
Mozez Kallem(ist)

Sentani, 2/6 ( Jubi )- Empat orang caleg partai demokrat di Kabupaten Jayapura, terpilih untuk duduk di kursi legislatif periode 2014-2019. Namun sayangnya, belum sempat dilantik, satu caleg demokrat, tersandung kasus penipuan, dan saat ini sedang ditahan Polda Papua. Belakangan, caleg demokrat lainnya, teridentifikasi masih berstatus pegawai negeri sipil aktif di Balai Konservasi Sumber Daya Alam ( BKSDA ) Papua sebagai anggota Satuan Polisi Kehutanan Reaksi Cepat ( SPORC ).

Ya, bukan cuma EO yang bermasalah, ada caleg demokrat lain juga yang diduga bermasalah dengan statusnya sebagai PNS yang masih aktif. Caleg itu adalah ( KS ), ia merupakan Polisi Kehutanan di Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam ( BKSDA ) Papua,” ungkap salah satu caleg demokrat yang enggan namanya dipublikasi kepada tabloidjubi.com, di Sentani(2/6).

Menanggapi hal ini, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Jayapura, Mozez Kallem, menjelaskan, jika pada awal penunjukkan caleg partai demokrat untuk mengikuti pemilu legislatif, semuanya mengacu pada aturan yang berlaku. Tapi kemudian akhirnya ada masalah, tentu ada mekanisme penyelesaiannya.

“Untuk caleg EO, kita ikuti dulu perkembangannya seperti apa, belum tentu orang yang diperiksa itu bersalah. Nanti kalau ada keputusan hakim yang mempunyai kekuatan hukum tetap, barulah partai mengambil sikap,” jelasnya.

Terkait status KS yang disebut masih aktif sebagai PNS, Mozez membantah. Memang awalnya KS adalah PNS, tetapi ketika mendaftar sebagai caleg, salah satu persyaratan adalah membuat surat pengunduran diri sebagai PNS.

“Syarat itu sudah dilakukan, jadi KS bisa ikut pemilihan legislatif. Kalau kemudian ada yang mempersoalkan, ya itu ditanyakan kepada instansinya atau kepada caleg yang bersangkutan,”tegasnya. ( Jubi/Albert )

Editor : Syam Terrajana
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  CALEG DEMOKRAT TERPILIH, DIDUGA BERSTATUS  POLISI KEHUTANAN