HIZBUT TAHRIR INDONESIA DI PAPUA PILIH PEMIMPIN YANG SYARIAH

share on:
Logo Hizbut Tahrir Indonesia (IST)
Logo Hizbut Tahrir Indonesia (IST)

Jayapura, 2/5 (Jubi) – Hubungan Masyarakat (Humas) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) II Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Papua, Abu Amar mengungkapkan, belum menentukan sikap akan memilih kandidat calon presiden (Capres) pada pemilu presiden (Pilpres) 2014.

“Metode kami jelas, memilih pemimpin yang akan melaksanakan penerapan Islam secara kaffah adalah wajib. Sebab dalam pandangan Islam, pemimpin negara dipilih mengurusi rakyat melalui penerapan syariah menggantikan demokrasi,” kata Abu melalui telepon selularnya, Senin (2/6).

Menurut Abu, HTI tidak menyerukan golput (tak memilih), sebab memilih merupakan hak. Namun yang pasti, mereka akan dimintai keterangan pertanggungjawabannya diakhirat. “Kita akan lihat apakah ada yang menerapkan syariat Islam, kita akan memilih dan ini sebuah pilihan,” tegasnya.

Salah satu warga bernama Mansar saat dimintai keterangan mengemukan pilihan presidennya, yakni Joko Widodo atau dikenal dengan nama Jokowi. Alasannya, dia melihat track record dari Gubernur DKI itu cukup bagus dibanding Capres lainnya.

“Salah satu poin utama memilih yaitu kami tidak ingin jadi korban-korban penculikan dan kekerasan yang dilakukan Prabowo, seperti kampung krakas NTT dan penculikan nyawa aktivis 97-98,” jelas Mansar. (Jubi/Sindung)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  HIZBUT TAHRIR INDONESIA DI PAPUA PILIH PEMIMPIN YANG SYARIAH