KINERJANYA BELUM MAKSIMAL, WALIKOTA JAYAPURA AKAN EVALUASI STPKK

share on:
gelar pasukan dalam rangka HUT Bhayangkara ke 67 di taman imbi (dok/Jubi)
gelar pasukan dalam rangka HUT Bhayangkara ke 67 di taman imbi (dok/Jubi)

Jayapura, 3/6 (Jubi) – Dinilai  belum bekerja maksimal, Pemerintah Kota Jayapura akan mengevaluasi Satuan Tugas Penunjang Kebersihan dan Keindahan (STPKK) yang dibentuk dua tahun lalu.  Menurut Walikota Jayapura, Benhur Tommy Mano, evaluasi akan dititikberatkan pada  kinerja  STPKK atau polisi kebersihan.

”Saya lihat di lapangan, yang lebih all out itu justru buruh kebersihan, buruh sapu,  buruh babat. Nah, ini yang akan saya evaluasi,  karena Pemkot sudah mengeluarkan dana  untuk membiayai mereka. Jadi, kalau tidak bekerja yang nyata, ya saya akan bubarkan,” kata Walikota  di ruang kerjanya, Senin  siang (2/6).

Orang nomor satu di jajaran Pemkot Jayapura itu berharap para anggota satuan tugas  atau polisi kebersihan  bisa bekerja  maksimal untuk mendukung visi dan misi pemerintah kota dalam hal kebersihan.

”Kita akan mendorong agar mereka bekerja sesuai fungsinya,” tegasnya.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pemakaman (DKP) Nofdi J Rampi, sepakat  jika  Satuan Tugas Penaggulangan Kebersihan dan Keindahan (STPKK) berperan sebagai polisi kebersihan bagi masyarakat seperti halnya yang  tertuang di Perda Nomor 15 tahun 2011.

“DKP siap mengganti satuan tugas tersebut, yang saat ini lari dari tugas pokok dan fungsinya,” tegas Nofdi saat ditemui di ruang rapat Walikota Jayapura, Selasa (3/6). (Jubi/Sindung)

Editor : Oyos Saroso HN
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  KINERJANYA BELUM MAKSIMAL, WALIKOTA JAYAPURA AKAN EVALUASI STPKK