PENGAWASAN PERBATASAN RI-PNG DI POS TORASI MERAUKE DIPERKETAT

share on:
Penandatanganan kerjasama di Lantamal XI. (JUBI/Frans L Kobun)

Merauke, 4/6 (Jubi) – Danlantamal XI Merauke, Brigjen TNI Buyung Lalana mengungkapkan, pengawasan di Pos Torasi, Merauke yang berbatasan langsung dengan Negara Papua New Guinea (PNG), terus diperketat oleh prajurit.

“Apalagi lokasi itu juga masuk dalam kawasan Taman Nasional (TN) Wasur,” kata Buyung dalam sambutannya saat kegiatan penandatanganan kerjasama antara Dirjen Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Kementerian Kehutanan Balai TN Wasur bersama Lantamal XI, Rabu (4/6).

Menurut Buyung, dengan penandatangan kerjasama itu, tentunya prajurit TNI yang bertugas di Pos Torasi akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan melekat terhadap daerah sekitar.

Apalagi, kata Buyung, Pos Torasi berbatasan dengan Negara PNG. “Saya kira ini langkah yang paling bagus untuk kita saling bergandengan tangan bersama-sama memelihara daerah sekitar yang masuk dalam kawasan TN Wasur. Dimana, banyak habitat di dalam harus dipelihara dan dijaga dengan baik,” tandasnya.

“Kita juga menjaga dan mengawasi adanya kerawanan terutama penyelundupan, illegal fishing serta kegiatan lain yang merugikan bangsa dan negara. Saya sudah mengingatkan prajurit disana agar menjalankan dan atau melaksanakan tugas dengan sebaik mungkin terutama memantau wilayah perairan  sekitar,” ujarnya.

Kepala Balai TN Wasur, Agondo dalam sambutannya mengatakan, pihaknya mengucapkan banyak terimakasih, lantaran kerjasama dengan Lantamal XI dapat direalisasikan melalui penandatanganan yang sudah dilakukan.

Diakui jika daerah Pos Torasi masuk dalam kawasan TN Wasur dan banyak di dalamnya, terdapat habitat yang harus dilindungi serta dijaga baik. Apalagi ada beberapa satwa milik Indonesia, sama dengan Negara PNG. (Jubi/Frans L Kobun)

Editor : CUNDING LEVI
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  PENGAWASAN PERBATASAN RI-PNG DI POS TORASI MERAUKE DIPERKETAT