FREEPORT LEPAS 30 PERSEN SAHAM, BANGUN SMELTER, LUAS LAHAN BERKURANG

share on:
Vice President Corporate Communications (Corcom) PTFI, Daisy Primayanti (IST)
Vice President Corporate Communications (Corcom) PTFI, Daisy Primayanti (IST)

Jakarta, 8/6 (Jubi) – Renegoisasi Kontrak Karya Freeport menyepakati setidaknya enam poin. Salah satunya adalah divestasi saham sebesar 30 persen.

Pertemuan Renegoisasi Kontrak Karya Pertambangan antara Pemerintah Indonesia dengan Direktur Freeport Indonesia Rozik B Soetjipto serta Chief Executive Officer Freeport McMoran Copper & Gold Inc Richard C Adkerson pada tanggal 3 Juni lalu akhirnya menyepakati Freeport Indonesia melepas (divestasi) 30 persen saham Freeport Indonesia. Kesepakatan ini bisa dikatakan mengejutkan karena selama ini Freeport hanya bersedia melepas 20 persen sahamnya.

Vice President Corporate Communications (Corcom) PTFI, Daisy Primayanti membenarkan pertemuan yang berujung divestasi 30 persen saham Freeport Indonesia ini.
“Divestasi merupakan bagian dari poin-poin strategis dalam kontrak karya yang dibahas dalam renegosiasi kontrak karya denga pemerintah.” kata Daisy kepada tabloidjubi.com melalui telepon seluler, Sabtu (7/6).

Daisy menambahkan sepanjang pertemuan, diskusi antara kedua belah pihak berjalan sangat baik, positif dan banyak kemajuan.

Namun mengenai bagaimana tahapan divestasi, kepada siapa saja 30 persen saham ini akan ditawarkan, apakah Pemerintah Daerah Papua juga akan mendapatkan penawaran kepemilikan saham ini hingga landasan hukum untuk proses divestasi ini, belum bisa dijelaskan oleh Daisy.
“Maaf, kami belum dapat merinci. Nanti jika sudah final akan diumumkan.” jawab Daisy.

Sukhyar, Direktur Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) usai pertemuan dengan pihak Freeport Indonesia, mengatakan Freeport harus melepaskan sahamnya setelah menandatangani kontrak baru, atau setelah tahun 2021.
“Itu berdasarkan acuan revisi perjanjian. Tahap awal melepas 20 persen saham di tahun pertama,” kata Sukhyar.

Ia menambahkan, selanjutnya, melalui beberapa tahapan, kewajiban divestasi saham Freeport harus dipenuhi hingga genap 30 persen.

Menurut Sukhyar, mekanisme penawaran divestasi saham ini dilakukan secara berjenjang. Pertama harus ditawarkan kepada pemerintah pusat kemudian pemerintah daerah, BUMN hingga BUMD. Sementara acuan harga jual saham, akan dihitung berdasarkan replacement cost atau harga wajar sebagai pengganti investasi yang telah dikeluarkan PT Freeport.

Pertemuan Renegoisasi Kontrak Karya antara Pemerintah Indonesia dengan Freeport Indonesia menghasilkan beberapa poin dibawah ini.   
1. Luas lahan tambang berkurang dari 212.950 Ha menjadi 125.000 ha
2. Freeport bersedia membangung smelter bersama Newmont
3. Freeport bersedia melepas saham (Divestasi) 30 persen
4. Kontrak Karya diperpanjang hingga tahun 2041
5. Pemenuhan kandungan lokal tetap sebesar 100 persen
6. Royalti 1 persen meningkat menjadi 3,75 persen

(Jubi/Victor Mambor)

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  FREEPORT LEPAS 30 PERSEN SAHAM, BANGUN SMELTER, LUAS LAHAN BERKURANG