ATARURI: BLACK IS BEAUTIFUL, NKRI TAK AKAN LEPAS PAPUA

share on:
Bram Ataruri ( Albert/Jubi )
Bram Ataruri ( Albert/Jubi )
Sentani, 20/6 ( Jubi ) - Keinginan rakyat Papua untuk lepas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, nampaknya sulit terwujud.  Pemerintah Indonesia tidak akan pernah melepaskan secuil tanah Papua dari dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Demikian diungkapkan Gubernur Papua Barat, Bram Ataruri, kepada wartawan, di Sentani, saat menghadiri pembukaan Festival Danau Sentani, beberapa waktu lalu.
" Kalau orang Papua minta merdeka, Pemerintah Pusat tidak akan berikan. Tapi kalau minta perempuan, hari ini juga 5 perempuan akan diberikan depan kau ( orang Papua ),"katanya.
Menurutnya, pemerintah pusat  sampai kapanpun, tidak akan mau Papua keluar dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, karena nanti Indonesia tidak lengkap, jika Papua keluar dari Indonesia. 

" Karena Black is Beautiful, ini yang buat Indonesia tidak mau lepas Papua," tegas Bram.

Sebelumnya, Nick Messet, salah satu tokoh Papua, juga menyatakan Papua tidak mungkin merdeka, karena dunia sudah mengakui Papua atau yang dulu bernama Irian Barat melalui Perserikatan Bangsa Bangsa adalah bagian yang tak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Masalah Papua sudah selesai sejak 19 November 1969 melalui sidang Dewan Keamanan PBB, yang mensahkan bahwa Irian Barat, sekarang bernama Papua adalah milik Indonesia, sehingga mulai saat itu persoalan Papua sudah tutup buku habis dan tidak perlu dipersoalkan lagi," kata Nick Messet.

Jadi, kata Nick, bila saat ini ada yang mempersoalkan masalah Papua dan memimpikan kemerdekaan, itu hanya pekerjaan sia-sia yang tidak akan pernah membawa hasil. ( Jubi/ Albert )

Editor : Syam Terrajana
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  ATARURI:  BLACK IS BEAUTIFUL, NKRI TAK AKAN LEPAS PAPUA