PAPUA BARAT TAK DIUNDANG KE FESTIVAL MELANESIA, ATARURI MARAH

share on:
Bram Ataruri, ketika bersama Menkokesra,Agung Laksono, di Sentani.(Albert/Jubi )
Bram Ataruri, ketika bersama Menkokesra,Agung Laksono, di Sentani.(Albert/Jubi )

Sentani, 22/6 ( Jubi )— Pemerintah Provinsi Papua Papua telah memastikan diri untuk mengikuti Festival Budaya Melanesia yang ke-V di Papua New Guinea ( PNG ), yang direncanakan 28 Juni mendatang. Tapi saudara kandungnya, Provinsi Papua Barat, nampaknya tidak diundang untuk mengikuti Festival Budaya Melanesia.

“Kapan itu? Saya tidak tahu, tidak ada undangan untuk saya. Kalau ada undangan, saya jalan. Saya pernah marah Duta Besarnya di kantor. Kalau ada Duta Besar Australia atau Papua New Guinea, di sini ( Festival Danau Sentani ), saya pasti marah mereka dua,” tegas Gubernur Provinsi Papua Barat, Bram Oktovianus Ataruri, kepada wartawan, di Sentani, beberapa waktu lalu.

Kata Bram, Provinsi Papua Barat, Provinsi Papua dan PNG tinggal dalam satu pulau. Bisa dikatakan berada dalam satu rumah yang terdiri dari 3 kamar. Kamar yang besar itu namanya kamar PNG, satu kamar Provinsi Papua dan satu lagi kamarnya Provinsi Papua Barat.
“ Jadi, kalau PNG ulang tahun kemerdekaan, atau buat kegiatan seperti Festival Budaya, jangan undang Papua saja, undang Papua Barat juga, supaya kami dari Papua Barat bisa datang ke sana. Kalau tidak undang, saya tidak anggap sebagai saudara, ” tegas Bram.

Bram juga menyinggung ketidakhadiran pejabat dari PNG di Festival Danau Sentani.
“Harusnya Gubernur Papua New Guinea juga diundang di Festival Danau Sentani. Kalau duta besar lain, tidak bisa makan pinang, kecuali duta besar PNG dan India saja yang bisa makan pinang. Ini kita bicara budaya, jadi harus ada saling pengertian,” jelas Bram.

Sebelumnya, Kepala Badan Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Provinsi Papua, Suzan Wanggai, mengatakan, Pemerintah Provinsi Papua sudah memastikan untuk menghadiri Festival Budaya Melanesia ( FBM ) V, yang akan berlangsung 28 Juni – 11 Juli, di Pantai Kokopo, Kabupaten Pomio, Provinsi Britania Baru Timur, PNG.
“ Delegasi asal Papua yang akan mengikuti FBM sudah siap diberangkatkan. Koordinasi dengan panitia lokal juga terus dilakukan, baik dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia ( KBRI ) di PNG, maupun dengan Kementerian Luar Negeri di Jakarta,” kata Suzan Wanggai. ( Jubi/Albert )

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  PAPUA BARAT TAK DIUNDANG KE FESTIVAL MELANESIA, ATARURI MARAH