GUBERNUR : JANGAN BANGGA DENGAN BANK PAPUA

share on:
Gubernur Papua, Lukas Enembe.(Jubi/Alex)
Gubernur Papua, Lukas Enembe.(Jubi/Alex)

Jayapura, 24/6 (Jubi) – Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe mengatakan dengan tegas, masyarakat dan pemerintah daerah jangan terlalu bangga dengan keberadaan Bank Papua. Pasalnya bank pembanguunan daerah ini ketergantunggannya masih kepada pemerintah daerah.

“Bank Papua itu ketergantunganya kepada pemerintah, kita tidak taruh saja sudah kolaps. Jadi kita jangan bangga dengan bank kita,” kata Gubernur Lukas Enembe dihadapan para Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) dalam rapat khusus bidang ekonomi, di Kantor Gubernur Dok II Jayapura, Papua, Selasa (24/6).

Gubernur menilai, Bank Papua sejauh ini tidak memiliki kemampuan untuk menghimpun dana dan mencari uang. Tetapi yang dilakukan adalah menunggu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masuk baru bisa hidup. Selain itu, di Bank Papua kreditnya tidak seimbang dengan pihak ketiga.

“Kemampuan untuk menghimpun dana dan mencari uang itu tidak ada. Ya, tunggu APBD masuk baru dia bisa hidup. Jika dua, tiga bulan kita hentikan saja, sudah kolaps dan bank di tutup. Apalagi kreditnya tidak seimbang dengan pihak ketiga,” ujarnya.

Dengan melihat kondisi ini, kata Lukas Enembe, uang yang masuk di Papua sangat besar, tetapi yang keluar dari Papua juga sangat besar. Apabila ini terjadi terus menerus, ekonomi di Papua tidak akan pernah bisa maju. Untuk itu, kita harus memiliki produksi sendiri.

“Bank nasional yang plat merah saja mereka juga mengalami kesulitan. Jadi dengan seperti itu, uang masuk memang banyak, tetapi banyak keluar juga. Itu karena industrinya tidak ada,” tukasnya. (Jubi/Alex)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  GUBERNUR : JANGAN BANGGA DENGAN BANK PAPUA