KONDISI RUAS JALAN MENUJU DISTRIK JAGEBOB RUSAK PARAH

share on:
Ruas jalan menuju Distrik Jagebob yang rusak parah. (JUBI/Frans L Kobun)
Merauke, Jubi (26/6)-  Ruas jalan menuju ke Distrik Jagebob sangat memprihatinkan kondisinya, rusak berat. Dalam perjalanan dari ibukota distrik menuju ke beberapa kampung seperti Kampung Melim Megikar, Obatrow, Youmin Jaya dan Blandin Kakayo, puluhan kendaraan yang mengikuti perjalanan turun kampung (Turkam) Bupati Merauke,  Romanus Mbaraka,  harus menghabiskan waktu berjam-jam di tengah lumpur tebal.
Perjalanan yang mestinya harus ditempuh dalam waktu dua jam, harus memakan waktu hingga lima jam. Karena antara kendaraan yang satu dengan lainnya, tertanam di tengah lumpur dan harus ditarik. Kondisi seperti demikian terjadi di beberapa titik.

Pantauan tabloidjubi.com Rabu (25/6), para pejabat dari setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke harus ‘mandi’ lumpur sekaligus bisa mendorong mobil agar ban mobil tidak terbenam lama.  Bahkan Bupati Merauke harus turun tangan untuk membantu menyelamatkan mobil di tengah lumpur.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Matheus Liem Gebze yang ikut dalam perjalanan Turkam itu mengatakan, kondisi ruas jalan menuju ke Distrik Jagebob, harus segera diperbaiki. Karena dari waktu ke waktu, masyarakat terus mengeluh tentang kesulitan yang dihadapi dalam memasarkan potensi alamnya.

Saya kira dalam sidang perubahan ini, sudah pasti akan dianggarkan. Sehingga kegiatan pembukaan jalan hingga pengaspalan, harus dilaksanakan. Kita tidak bisa menunggu terlalu lama. Karena kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Kubangan sudah di tengah jalan, sehingga sulit dilalui kendaraan,” katanya.
Lebih lanjut Liem Gebze menjelaskan, masyarakat di kampung-kampung yang tersebar di Distrik Jagebob, tentu sangat mengharapkan agar ruas jalan menuju ke kampung-kampung, segera di aspal. Karena tentu akan memberikan manfaat bagi warga setempat terutama dalam memasarkan potensi yang dimilikinya.
Secara terpisah Bupati Merauke,  Romanus Mbaraka  mengatakan, sebelum Bulan Desember 2014, ruas jalan menuju ke kampung-kampung di Distrik Jagebob, sudah harus diaspal. “Ini adalah komitmen saya, karena sudah melihat secara langsung  ruas jalan yang sebenarnya,” ujar Bupati Merauke.
Bupati juga telah menjanjikan kepada masyarakat di Distrik Jagebob untuk memberikan bantuan mobil Damri. Sehingga begitu ruas jalan telah diaspal, kendaraan dimaksud bisa dipergunakan untuk mengangkut hasil potensi yang dimiliki masyarakat sekaligus dijual ke kota.
Saya sangat memahami akan apa yang menjadi keinginan serta harapan masyarakat, terutama menyangkut jalan yang sudah mengalami kerusakan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke tetap memberikan perhatian untuk dilakukan pengaspalan tahun ini juga,” katanya. (Jubi/Frans L Kobun)

Editor : Syam Terrajana
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  KONDISI RUAS JALAN MENUJU  DISTRIK JAGEBOB RUSAK PARAH